AMBON,MRNews.com.- John Pieris, Anggota DPD RI asal Maluku, membagikan Kacamata secara gratis kepada masyarakat yang difokuskan kepada orang dewasa dan lanjut Usia (Lansia) pada berbagai lokasi di kota Ambon maupun Kabupaten lainnya di Maluku.untuk kota Ambon pembagian telah dilakukan pada beberapa lokasi yakni, Leahari sebanyak 150 masyarakat, Latuhalat 150 masyarakat penerima dan di dusun Waimahu 150 penerima. Pembagia kacamata diawali dengan uji coba membaca tulisan kecil pada buku, selanjutnya dibagikan kacamata sesuai dengan kode plus-minus dari masing-masing warga masyarakat. Kepada wartawan di lokasi pembagian (04/05) John Pieris menyatakan, kegiatan Bhakti sosial yang digalakan ini, adalah sebuah kebutuhan bagi masyarakat
“Pembagian kacamata adalah sebuah kebutuhan bagi masyarakat, dalam bekerja juga mata harus mendapatkan perhatian, dan kacamata ini hanyalah alat agar merek dapat membaca secara baik, ”
Pembagian ini juga diberikan kepada masyarakat yang memiliki ekonomi yang tidak sepadan, dan berdomisili pada pinggiran laut. karena itu kita berbagi berkat untuk membantu mereka.
“Kalau di Latuhalat sendiri, pada umumnya warga masyarakat membakar Batu asapnya itu pasti mengganggu mata, bahkan ada juga yang nelayan di laut,termasuk petani, nah mereka inilah yang harus disentuh,” ucap Pieris.
Bhakti sosial yang sama juga akan dilakukan di desa Air Louw, dilanjutkan ke Saumlaki,dan Larat.sebelumnya juga telah dijangkau, Pulau Buru, Buru selatan, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupetan Seram Bagian Barat (SBB)
Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Cabang Elim-Waimahu, Negeri Latuhalat, Clifford Tuhusula mengaku, memberikan apresiasi positif terhadap anggota DPD-RI asal Maluku, John Pieris, itu merupakan hal yang penting.
Baginya, mata adalah alat untuk dapat menentukan arah, apalagi masyarakat yang bekerja dengan mata pencaharian di laut maupun membakar batu tela, pasti akan sangat mengganggu penglihatan, apalagi masih menggunakan alat tradisional.
“Kami menyambut baik pembagian kacamata ini, meskipun memang ada anggota lain yang ingin bekerjasama juga, tetapi niatnya belum sampai, saat ini hanya pak John Pieris saja yang memberikan bantuan kepada kami,” Jelasnya. (MR-06)
