Mandagi: Masyarakat Maluku Jangan Salah Pilih Pemimpin
Maluku 

AMBON,MRNews.Com,- Pimpinan Keuskupan Amboina, Uskup Mandagi saat menyampaikan pesan pilkada kepada awak media diruang kerjanya (28/03) menyatakan, Pemilihan Kepala Daerah adalah salah satu tanda negara demokrasi. artinya rakyatlah yang
berkuasa di daerah ini.

baik pejabat, eksekutif, legislatif, yudikatif, aparat kepolisian dan militer, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menjalankan pilkada secara baik, dengan menghindari perselisihan dan konflik.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat di Maluku tidak salah dalam memilih pemimpin. pilihan harus sesuai dengan hati nurani, bukan karena terpaksa atau ditekan, bukan juga karena disuap dengan uang oleh para calon -calon gubernur, Bupati atau walikota dan bahkan oleh tim sukses pasangan calon tertentu.

Mandagi juga berpesan kepada seluruh tim sukses dari pasangan calon, agar berusaha menarik simpati masyarakat dengan cara yang benar, bukan dengan menakut- nakuti masyarakat, bahkan dengan banyak janji dusta.

Tambahnya, aparat kepolisian dan militer harus mampu menjaga ketertiban dan keamanan. dan bertindak netral dalam proses pesta demokrasi ini.

sementara untuk penyelenggara Pemilu yakni, KPUD dan Bawaslu Maluku, diharapkan akan dapat bertindak sesuai dengan aturan dan jangan memihak pada salah satu pasangan calon tertertu.

“Bodohlah kita rakyat Maluku kalau karena pilkada ini terjadi konflik dan perpecahan antar kita, perlulah selalu diciptakan rasa aman dan damai di Maluku,agar semakin berkembang di bidang ekonomi, agama, kebudayaan dan pendidikan,” ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan, konflik akan selalu membuat daerah ini terpuruk atau tetap menjadi provinsi yang miskin dan terbelakang, padahal budaya dan alam Maluku sangat kaya. (MR-06)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *