Jika Diperintah, Murad Siap Nahkodai PDI-P Maluku

AMBON,MRNews.com,- Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Maluku tahun 2019 untuk memilih ketua DPD yang baru rencananya bakal digelar Sabtu (29/6/19) di Kota Ambon. Sejumlah nama pun digadang-gadang menjadi kandidat kuat untuk memimpin partai berlambang moncong putih itu lima tahun kedepan, salah satunya Gubernur Maluku saat ini, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail. Kabarnya lima nama telah diusulkan ke DPP PDI Perjuangan.

Namun mantan Kapolda Maluku itu enggan menanggapi terlalu jauh rumor itu. Sebab baginya, tidak terpikirkan sama sekali untuk menjadi pimpinan partai manapun di Maluku, termasuk PDI Perjuangan. Sebab dirinya baru menjabat sebagai pemimpin daerah Maluku lima tahun kedepan dan tentunya butuh perhatian dan fokus ekstra khusus di 100 hari kerja pertama guna mengimplementasikan visi misi.

“Tidak terpikirkan sama sekali untuk menjadi pimpinan partai manapun. Tidak pernah itu, baik PDI Perjuangan, Golkar dan partai lainnya. Karena saya ingin menjadi bapak, pengayom semua partai,” ujar Murad kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Rabu (26/6/19).

Mantan Dankor Brimob ini mengaku, tidak ada dalam pikiran untuk mencalonkan atau mendaftakan diri sendiri atau bahkan mengajak pengurus partai agar dicalonkan pada tingkatan manapun termasuk di PDI Perjuangan. Sebab telah ada komitmen fokus menjadi dinamisator, stabilisator dan inisiator bagi 11 kabupaten/kota untuk memajukan provinsi Maluku lebih baik kedepan.

Meski begitu, jika nanti pada akhirnya ada perintah dan penugasan langsung dari atas misalnya Megawati Soekarno Putri untuk menjadi nahkoda di Maluku, Murad mengaku siap dan patuh menjalankan selayaknya prajurit menaati perintah atasan. “Kalau mencalonkan diri dan dicalonkan saya tidak ada niat, tidak bersedia. Namun kalau akhirnya diperintahkan, ditugaskan dari atas, tentu saya siap dan bersedia. Silahkan terjemahkan sendiri artinya. Sebab itu perintah dan tugas, dan sebagai prajurit kita harus patuh,” tegas Murad.

Sementara, informasi yang berhasil dihimpun media ini dari internal PDI Perjuangan Maluku menyebutkan, Konferda PDI Perjuangan Maluku yang direncanakan Sabtu (29/6) akan dihadiri Mindo Sianipar, ketua DPP bidang tani dan nelayan PDI Perjuangan. Ada lima nama berpeluang besar menduduki posisi yang saat ini ditempati Edwin Huwae, diantaranya Murad Ismail, Barnabas Orno, Tagop Soulissa, Edwin Huwae dan Lucky Wattimury.

“Lima nama itu menguat dan kabarnya sudah diusulkan ke DPP. Internal DPD lebih condong mempertahankan Edwin karena dinilai sukses pertahankan kursi PDI-P di Pileg untuk DPRD Maluku. Sementara pengurus dan kader partai inginkan ada penyegaran di pucuk pimpinan, dan tiga nama awal menguat. Tinggal nanti keputusan akhir bagaimana di Konferda. Kita tunggu saja,” ujar sumber yang enggan namanya dipublikasi. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *