AMBON,MRNews.COM.- Dana CSR milik pegadaian Cabang Ambon,diperuntuhkan guna membangun kemitraan dan bina lingkungan bagi seluruh masyarakat di kota Ambin dan Maluku. Ungkap kepala Pegadaian Cabang Ambon, Asih Subekti kepada wartwan di ruang kerjanya (27/04)
Subekti menjelaskan, khusus soal CSR kemitraan, pihaknya memberikan pinjaman kepada masyarakat terutama pedagang kecil-kecilan, dana tersebut wajib dikembalikan lagi, tetapi dengan bunga yang sangat kecil,hanya 3 persen per tahun.
Seluruh outlet di kota Ambon, tambah Subekti, memiliki target yang berbeda,namun wajib menyalurkan Rp. 150 juta per tahun kepada masyarakat. Dan terhitung hingga 15 April 2018, dana yang disalurkan baru 20 persen.
“Setiap outlet wajib untuk menyalurkan dana CSR kepada masyarakat, dengan tarifnya yang sangat rendah hanya 3 persen per tahun tanpa agunan,” ucap subekti.
Tambahnya pula, program CSR bina lingkungan, pihaknya melakukan aksi bersih sungai Aor Besar, Deda Batu Merah. Kecamatan Sirimau kota Ambon. Dengan menghabiskan total dana Rp. 375 juta, termasuk memberikan bantuan kepada Universitas Pattimuta Ambon dalam membangun sarana olahraga senilai Rp.75 juta dan pengadaan tong sampah senilai Rp. 250 juta, termasuk pengembangan PAUD, dan pembangunan sarana keagamaan.
“Setiap outlet wajib menyalurakan itu, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat,”ucap Subekti
Lanjutnya, bentuk permohonan bantuan kepada Pegadaian adalah dengan memasukan proposal permohonan bantuan, selanjutnya akan dilihat apakah nominal nilai yang diminta wajar atau tidak, setelah itu pegadaian akan meneruskan permohonan ke kantor regional di Makasar, jika disetujui akan langsung berproses untuk dikerjakan.
Prinsipnya, Pegadaian akan tetap siap membantu masyarakat di kota Ambon dengan dana CSR yang dimiliki, dengan bantuan seluruh outlet pengadaian di kota Ambon maupun Maluku pada umumnya. (MR-06)
