Shell Indonesia Sasar Fatek Unpatti Ikut SEM Asia

AMBON,MRNews.com,- Fakultas Teknik Univeristas Pattimura (Unpatti) disasar oleh PT Shell Indonesia sebagai perwakilan Indonesia Timur untuk mengikuti Shell Eco-Marathon (SEM) atau kompetisi mobil hemat energi nasional tingkat Asia pada tahun depan. Pasalnya, potensi pemuda dan mahasiswa yang dimiliki di Indonesia Timur juga sangat besar dan mesti diperhatikan.

Hal ini dibuktikan dengan Shell dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, sebagai perwakilan tim Indonesia yang memenangi kompetisi mobil hemat energi tingkat Asia belum lama ini, menyambangi Fakultas Teknik (Fatek) Unpatti untuk sosialisasi, agar kedepannya bisa turut berpartisipasi mewakili Indonesia Timur di ajang serupa.

“Melihat keberhasilan tim Indonesia, sejak kami memulai Shell Eco-Marathon di Asia tahun 2010, Indonesia selalu mendapat juara. Tetapi kami sampai saat ini belum melihat ada wakil Indonesia Timur. Sehingga kami dan tim dari UPI Bandung, perlu sosialisasi kompetisi mobil hemat energi ini di Fatek Unpatti. Kita bertujuan ingin sekali menularkan semangat yang sudah tergali dan terekspresikan dari tim lain yang pernah ikuti Shell Eco-Marathon ke Unpatti,” tandas Downstream External Relations Manager PT Shell Indonesia, Sri Endah kepada Mimbarrakyatnews.com di sela-sela sosialisasi di Fatek Unpatti, Rabu (28/3).

Pasalnya kata Sri, pihaknya melihat Unpatti dan umumnya mahasiswa Ambon semangatnya luar biasa. Apalagi dalam sosialisasi tersebut, tidak hanya libatkan mahasiswa Fatek Unpatti, tetapi juga mahasiwa perguruan tinggi teknik lain dan siswa SMK. Karenanya, ini sangat mengembirakan bagi Shell, sehingga berbanding lurus dengan semangat dan memotivasi mereka ikut ajang serupa tingkat Asia. Bahkan, diproyeksikan tim Ambon, akan mendapatkan coaching dan mentoring atau bisa datang juga ke kampus lain untuk melihat, belajar dan mendapat pendampingan langsung, salah satunya UPI Bandung.

“Dekan dan pengajar di Fatek Unpatti, juga bersemangat, supaya mahasiwa ikut berkompetisi. Itu tujuan sebenarnya, menularkan sebanyaknya semangat berkreasi, memotivasi diri dan inovasi dalam merancang mobil hemat energi. Harapannya, tim Ambon direkrut selain dari Fatek, tapi juga dari kampus lain melalui Unpatti atau jurusan lain untuk kebutuhan non teknis. Karena Ini program kolaborasi sehingga tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan pihak universitas lain,” tukasnya.

Sementara itu, Social Investment Manager PT Shell Indonesia, Anita Setyorini menambahkan, kompetensi mobil hemat energi yang sudah dilaksanakan Shell kurang lebih 20 tahun sejak 1980-an penting disosialisasikan. Karena untuk membangun sebuah mobil hemat energi yang memiliki efisiensi sumber energi, tentunya membutuhkan keahlian bidang teknik atau engginering. Karena itu memang Fatek Unpatti sebagai platform awal yang tepat mencari talent atau bakat mahasiswa dan generasi muda kota Ambon, Maluku untuk bergabung dalam kompetisi ini agar meningkatkan kapasitas mereka.

 

Sedangkan, Dekan Fakultas Teknik (Fatek) Unpatti, Robby Hetharia mengungkapkan, kerjasama yang terjalin dengan PT Shell Indonesia dan UPI merupakan moment bersejarah. Dimana pertama kalinya dalam dunia pendidikan, PT Shell Indonesia bisa berpartisipasi langsung di Fatek Unpatti. Apalagi banyak pihak yang niat mau bekerjasama dengan Fatek, tapi sekedar Memorandum of Understanding (MoU) tanpa follow up lebih lanjut.

Karenanya, menurut Hetharia sosialisasi ini diharapkan dapat memberi pengalaman, rangsangan dan motivasi bagi dosen dan mahasiwa di Fatek khususnya dan Unpatti pada umumnya untuk mengerahkan potensi yang ada untuk dikembangkan terutama dalam dunia otomotif. Meskipun, disadari keberadaan sarana prasarana belum menunjang.

“Tidak ada yang tidak bisa, pasti bisa sepanjang ada niat dan usaha. Kita sambut baik kerjasama ini dan kedepannya. Ada semacam perangsang untuk kita siap kedepan bisa berpartisipasi dalam even serupa. Karena goal besarnya adalah tidak hanya skala lokal saja tapi partisipasi di nasional bahkan internasional. Harapannya, setelah ini mahasiswa dan dosen bisa terlibat aktif. Kita berusaha merubah mind yakni go nasional dan internasional. Tinggal ada kemauan baik dari kita, tentu sangat bisa,” harapnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua LP3MP Unpatti, Prof Joseph Pagaya, M.Kes yang mewakili rektor. Diisi dengan persentase pengalaman dari Kepala Lab Otomotif UPI Bandung, Sriyono dan tim UPI (Bumi Siliwangi) yang menangi Shell Eco-Marathon tingkat Asia dan akan mewakili Indonesia ke Drivers World Championship di London tahun ini, Reza Febriansyah dan Dany Permana. (MR-05)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *