AMBON,MRNews.com..- Dinas Pariwisata kota Ambon, tahun 2018 ini,membagikan insentif kepada komunitas music di kota Ambon. dengan maksud untuk memberi rangsangan agar mampu berkreasi secara baik, melalui hal -hal inovatif yang dilakukan guna mendukung Ambon sebagai kota music dunia.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata kota Ambon, Richard Luhukay kepada MimbarRakyat di Ambon (02/04) menyatakan, insentif yang diberikan dinas kepada komunitas adalah sebuah cara agar komunitas di Ambon dapat membuat sesuatu yang lebih baik. melalui hal baru yang ditampilkan.
“Insentif ini, rangsangan bagi komunitas di kota Ambon, bukan hanya music, tetapi sanggar, maupun lainnya,satu komunitas mendapatkan sebanyak Rp. 40-an juta dari Pemkot Ambon,jadi biayanya itu dari kita di dinas,” ucap Luhukay.
lanjutnya, sebelum memperoleh insentif, sebuah komunitas wajib memasukan proposal kegiatan apa yang akan dilakukan dengan dana insentif tersebut, setelah proposal dimasukan, tentu akan diseleksi oleh dinas, dibantu dengan Ambon Music Office (AMO), komunitas yang lolos dalam seleksi, wajib menampilkan karya yang diusulkan tersebut.
“Prinsipnya, kita berikan kepada komunitas yang memiliki kegiatan yang kreatif, inovatif, bukan yang biasa saja, tetapi mampu menampilkan sesuatu yang berbeda, contoh, jika komunitas music hip-hop yang lulus dan mendapatkan bantuan dana dari pemkot Ambon, sudah tentu komunitas hip hop itu harus buat pentas music hip hop tetapi dengan cara yang berbeda dari biasanya. sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri dari kota ini.demi menunjang Ambon sebagai kota music dunia di tahun 2019 mendatang.
“Ayo lebih kreatif lagi, menampakan kota Ambon yang berbeda dari biasanya, dan lebih menunjukan ada aurah tersendiri dari kota Ambon. sehingga pada waktunya dapat masuk jajaran kota kreatif di Indonesia dan kota music dunia,” cetus Luhukay.
Luhukay mengakui, dari sejumlah proposal yang masuk di dinas Pariwisata, hanya tiga komunitas saja yang lolos. sesuai hasil scraning di dinas dan AMO, dan diberikan bantuan insentif, komunitas itu juga telah menampilkan pertunjukan secara berbeda.
AMO yang juga sebagai mitra, pastinya akan terus melakukan promosi agar komunitas dan sanggar di kota Ambon dapat memasukan proposalnya ke dinas.
intinya bukan hanya soal penampilan, tetapi komunitas juga harus mampu mempertanggungjawabkan setiap penampilan yang dikemas secara berbeda. itu yang akan memberikan nilai tambah dan pertumbuhan music yang ada di kota Ambon. (MR-06)
