by

Latupono Desak Evaluasi Kepsek, Dinas Bakal Rotasi Guru

-Kota Ambon-256 views

AMBON,MRNews.com,- Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono mendesak, kepala sekolah (Kepsek) SD Negeri 79 Ambon, Zubaedah Holle harus dievaluasi oleh dinas pendidikan serta badan kepegawaian dan pengembangan sumberdaya manusia (BKPSDM) kota Ambon karena ada aduan mayoritas guru terhadapnya sebagai kepala sekolah dalam berbagai kebijakan dan perilakunya selama memimpin, bukan guru-guru sebagai terlapor dievaluasi dab bahkan rencana dirotasi.

“Kepsek harus dievaluasi. Kenapa, kan ada surat masuk dari mayoritas guru di sekolah itu yang menginginkan integritas Kepsek dipertanyakan, soal dana BOS, dugaan Pungli. Bagaimana mau membina banyak orang, tetapi feedback yang diterima dari guru tidak positif. Jadi menurut beta, harusnya Kepsek dievaluasi. Lebih baik kita meminimalisir potensi kesalahan satu orang, ketimbang banyak orang korban. Khan sumber masalahnya di Kepsek, bukan guru-guru. Bagaimana guru-guru mau dievaluasi, sementara perilaku Kepsek tidak sesuai,” tegasnya kepada awak media di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (6/2/19). 

Dikatakan Latupono, ketika mayoritas guru-guru melaporkan Kepsek, berarti Kepsek tidak benar sehingga patutlah Kepsek dievaluasi, bukan guru-guru. Terbalik bila itu dilakukan. Hal ini bertujuan agar persoalan ini bisa selesai, jangan sampai ada persoalan lain lagi muncul pasca Kepsek tahu bahwa nama guru-guru yang melakukan pelaporan terhadap dirinya. Penting juga bahwa tidak melindungi kesalahan Kepsek jika yang bersangkutan salah.

“Kalau satu dua guru buat surat tidak ada masalah, tetapi ini sebagian besar. Berarti memang Kepsek tidak benar, bukan guru-guru. Masa kalau Kepsek benar, guru-guru mau buat surat ke DPRD, begitu. Lagipula, jangan sampai bentrok Kepsek dengan guru, yang korban anak murid. Jangan dong. Sehingga beta kira BKPSDM dan dinas harus arif dan bijaksana melihat persoalan ini dan tidak membela Kepsek jika memang dia salah. Persoalannya ada di Kepsek, bukan guru maka Kepsek harus dievaluasi. Logika berpikirnya seperti itu,” harap politisi Gerindra itu.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy mengaku, pihaknya akan melakukan rotasi terhadap sebagian guru di SD Negeri 79 Ambon pasca terungkapnya persoalan ini, agar ada iklim baru yang bisa dirasakan. Bahkan, bukan tidak mungkin Kepsek Zubaedah Holle pun akan ditindak jika nantinya terbukti salah. Bahwa ini dilakukan bukan menyalahkan para guru dan membenarkan Kepsek, tetapi untuk menetralisir kondisi. Artinya masalah ini muncul karena tidak ada harmonisasi antara guru dan Kepsek, padahal harus ada keseimbangan sehingga dinamika sekolah berjalan dengan baik.

“Kepsek bukan malaikat, guru juga. Soal ini, orang Ambon bilang saling baku baterek, karena guru mungkin rasa dia punya kelompok banyak lalu bisa melawan Kepsek. Karena itu harus dinetralisir supaya bisa selesai, satu-satunya jalan guru sebagian harus dirotasi, penyegaran ke sekolah lain supaya mereka mendapat iklim berbeda. Kapan dilakukan, nanti saya bicarakan dulu dengan kepala BKD, mungkin sekitar 6 atau 7 guru, itu yang memang dulu kasus perkelahian pernah dinas selesaikan, tapi ini juga terjadi,” ujar Fahmi usai rapat bersama BKPSDM, Komisi II DPRD dan Kepsek SD Negeri 79 di Gedung DPRD.

Dinas juga kata Fahmi, belum menerima laporan dana BOS yang selesai dipakai dalam empat hari dan indikasi disalahgunakan. Dan kalau ada guru-guru lapor atau surati DPRD ada demikian justru membuat kaget. Namun, jika kemudian ditemukan benar, ada Pungli tetap Kepsek ditindak.

“Tetap permasalahan antara guru dengan Kepsek. Kepsek harus ada wibawa, leadership, guru juga tidak boleh selamanya ditekan. Terima kasih pada DPRD yang on the spot ke SD Negeri 79 setelah ada laporan, supaya ketahui masalahnya dan sangat luar biasa sekali. Saya bilang ini puncak gunung es. Jadi semua yang selama ini waktu kita temukan masalah tapi mereka sembuyinkan rapi sudah terungkap,” terangnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed