by

Jaringan Seluler & Internet Normal Dua Minggu Kedepan

-Kota Ambon-324 views

AMBON,MRNews.com,- Jaringan seluler dan internet yang menggunakan layanan Telkomsel dipastikan normal secara keseluruhan dan dinikmati seperti sedia kala sekitar dua minggu kedepan. Pasalnya, ada berbagai hal yang terus dilakukan oleh PT Telkom dalam rangka pemulihan layanan pasca terbakarnya gedung Sentral Telepon Otomat (STO) Pattimura Ambon yang berada di area lokasi PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) Witel Maluku, Selasa (5/2/19) lalu.

“Mengenai jaringan telepon, kalau sekedar hidup, misalnya telepon masih kresek-kresek kita akan segera hidupkan. Sampai dengan normal, mungkin sekitar dua minggu pulih service-nya bisa dinikmati seperti sedia kala. Tetapi seperti sekarang misalnya, telepon rumah sudah hidup, Wifi juga jalan, terus yang menggunakan Indihome triple play-nya sudah jalan TV sudah hidup, teleponnya juga dan Wifi kadang hidup kadang hilang. Itu karena memang masih prosesnya kita sangat darurat,” kata General Manager (GM) PT Telkom Indonesia (Tbk) Witel Maluku, Haris Setiawan kepada awak media di depan kantor PT Telkom Witel Maluku, jalan Pattimura, Rabu (6/2/19).

Dirinya berharap nanti dalam waktu periode dua minggu kedepan, hal ini bisa diselesaikan pihaknya secara maksimal. Sementara kalau jaringan mungkin 1-3 hari ini akan coba maksimalkan untuk segera menghidupkan seluruh layanan. “Harapannya, besok kita bisa mulai mengintegrasikan layanan Telkomsel. Sedangkan recovery untuk layanan Telkom, yang menggunakan jaringan FTTH berbasis kabel optik itu mostly, sebagian besar sudah bisa digunakan, walaupun belum sempurna karena kondisinya memang tidak ideal untuk kita bisa memberikan layanan maksimal,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai adanya pengguna layanan Telkomsel yang bisa menggunakan telepon dan ada yang tidak, kata Haris, itu kemungkinan yang menggunakan FTTH, kabelnya optik Indihome minimal 10 mega, sedangkan pemakai jaringan kabel tembaga, baru mau dihidupkan. Itulah kondisinya. Bahkan ada ATM yang menggunakan optik dan kabel tembaga, ada juga layanan-layanan Wifi memakai optik, sekarang sudah dihidupkan.

“Untuk layanan yang memakai kabel tembaga, ini karena kabel tembaga memiliki karakteristik berbeda dengan kabel optik. Dimana kabel tembaga itu mengirimkan tegangan dari kantor pusat Pattimura ke pelanggan, sehingga dia memerlukan catuan yang lebih besar,” terang Haris.

Soal penyebab kebakaran tersebut apakah ada unsur kelalaian kerja, Haris mengaku, Telkom punya prosedur kerja yang cukup ketat, sehingga tentu mengesampingkan adanya aspek kelalaian kerja. Bahkan, total nominal kerugian akibat kebakaran ini dirinya enggan menyampaikan kepada publik. “Yang terbakar itu kami tidak ingin berprasangka karena prosedur di kita cukup ketat. Jadi kami mengesampingkan adanya aspek kelalaian kerja. Lagipula dari kepolisian lewat Puslabfor sementara identifikasi jadi nanti kita tunggu. Berapa total kerugian akibat kebakaran pun, belum bisa disampaikan,” bebernya.

Lebih lanjut kata Haris, pihaknya harus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas kejadian ini dan berharap masyarakat tetap tenang, tidak tergoda dengan isu-isu menyesatkan dan jika memang perlu klarifikasi, Telkomsel dan Telkom layanannya tersedia di Talake, yang akan memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pelanggan.

“Mohon bersabar dan kami juga nitip kondisinya yang kami sampaikan seperti demikian, kita sedang menginvestigasi juga dengan bantuan polisi. Kami sekali lagi sangat dibantu rekan-rekan PLN yang memberi gardu tambahan mobile, yang akan digunakan untuk memback up secara penuh layanan-layanan di gedung Telkom Pattimura,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed