AMBON,MRNews.com.- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku mendorong setiap desa di Maluku memiliki satu pengusaha. dengan tujuan dapat menunjang setiap pergerakana ekonomi pada daerah setempat. Ungkap Ketua HIPMI Maluku, Jaqueline Sahetapi kepada MimbarRakyatNews.com di Ambon (30/03)
Sahetapi menyatakan, dalam upaya tersebut, pihaknya rutin melakukan sosialisasi ekonomi kreatif pada sejumlah desa di Maluku, salah satunya di Negeri Hukurila, Kecamatan Letimur Selatan, Kota Ambon. mengingat negeri Hukurila juga merupakan negeri yang berpotensi. penyampaian sosialisasi ini juga bersamaan dengan pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKIM.
Menurutnya, negeri atau desa yang memiliki potensi jangan dibiarkan begitu saja, tetapi harus ditingkatkan, agar tidak punah.yang tentunya melalui pola pendekatan yang baik.terlebih pada pemberdayaan masyarakat terutama kaum perempuan. agar mampu menunjang kehidupan masyarakat pada negeri yang bersangkutan.
“Seluruh potensi pada setiap negeri harus dikembangkan, termasuk di Hukurila, baik Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) harus dikelola secara baik, demi kepentingan masyarakatnya,” cetus Sahetapi.
dirinya berharap, dengan sedikit pengalaman dan pengetahuan yang sudah dibagi, dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat di desa dan negeri. dengan tetap membangun komunikasi yang baik dan bersinergi baik masyarakat pemerintah negeri,desa,kecamatan,pemerintah kota, pemerintah Kabupaten di Maluku dalam mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Segala harapan dan impian dalam mewujudkan Maluku yang kreatif, inovatif bahkan mampu bersaing dapat diimplementasikan melalui potensi Pemuda, kaum perempuan di Maluku melalui program ekonomi kreatif.
“Upaya ini akan terus dilakukan, dalam merubah mindset masyarakat di Maluku agar tidak terkunkung untuk hanya menjadi PNS tetapi menjadi pengusaha,” Demikian Sahetapi. (MR-06)
