UPTP Balai PP Kendari Latih 40 Pemuda Maluku

AMBON,MRNews.Com.- UPTP Balai Peningkatan Produktifitas Kendari,paket IX dan X direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Prodiktifitas, Kementerian Ketenagakerjaan RI kerjasama dengan Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Maluku melatih 40 orang pengusaha di Ambon yang terdiri dari 20 orang dari wirausaha masyarakat dan 20 lainnya pemuda Ansor. yang digelar di Golden Palace Hotel -Ambon (23/04) berlanjut hingga lima hari kedepan.

Dalam laporannya, ketua panitia pelaksana, A.F Muhayar Basith menyatakan, kegiatan ini bertujuan guna
meningkatkan produktifitas dan daya saing tenaga kerja di kota Ambon, meningkatkan keterampilan dan skill serta kualitas tenaga kerja dalam menjalankan pekerjaannya.

Dikatakan, materi yang akan diberikan dalam pelatihan ini antara lain, pengantar Produktififas, Motivasi , disiplin dan etos kerja, konsep dan filosofi 5-S, teknik membuat risalah, pengukuran, rencana aksi, presentasi dan evaluasi.

Sementara itu, perwakilan UPTP Balai Peningkatan Produktifitas Kendari, H. Mashur Malaka, dalam sambutannya menjelaskan, UPTP Balai Peningkatan Produktifitas Kendari memiliki wilayah kerja sulawesi, Maluku dan papua.

Lanjutnya, Ada tiga maksud pelaksanaan Pelatihan peningakatan antara lain, Produktifitas yang dalam basic keagamaan, produktifitas sudah ada dalam diri.produktifitas itu membangun karakter kinerja seperti rajin, kerja tuntas,kerja cerdas dan moral diantaranya harus jujur, bertaqwa, beriman, amanah semua itu harus ditunjukan dalam kerja yang nyata.
Pelatihan ini diharapkan, dapat mendorong potensi yang dimiliki.

“Kita semua punya potensi hanya saja belum terdorong, karena itu pelatihan ini baik dilakukan, agar kedepan semakin baik lagi kualitas kerja masyarakat di Maluku agar dapat meningkatkan wawasan pengetahuan serta pemahaman yang lebih dan mampu menunjukan motivasi yang berprestasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua NU Wilayah Maluku,Syarief Hidayat mengaku, menyambut dengan gembira pelatihan yang dilakukan, dengan harapan kerjasama ini harus tetap terjalin, karena kader di Maluku cukup banyak, tentu membutuhkan arahan dan bimbingan serta bimbingan dalam meningkatkan produktifitas.

Akuinya, dunia ini kompleks dan ketat dalam persaingan terutama bisnis, apalagi memasuki Masyarakat Ekononi ASEAN (MEA) meniluntut wirausaha untuk semakin meningkatkan kualitas kerja.

“Kita bukan hanya bersaing sengan orang Maluku saja tetapi dengan masyarakat luar yakni (MEA),kemampuan kita dan kapasitas harus terus diaza, dengan praktek yang praktis. agar dapat memacu diri dalam kebutuhan perkembangan zaman saat ini. Pemuda ansor harus mengambil kesempatan ini, kalau tidak kita rugi,” ulasnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat terus dilanjutkan di tahun yang akan datang,agar kader yabg lain juga dapat ikut serta, sehingga kualitas pemuda ansor dapat semakin ditingkatkan dan nyata kualitasnya dalam dunia kerja yang nyata. (MR-06)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *