Jadikan Even Tetap, Pemerintah Minta Media Terus Promotional FTL

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah kota (Pemkot) Ambon berharap Festival Timba Laor (FTL) ini nantinya dapat terus dipromosikan dari berbagai penjuru dan berbagai cara, agar bukan saja orang Ambon yang datang menyaksikan dan melakukan aktivitas timba laor, tetapi juga warga di penjuru nusantara bahkan dunia bisa datang ke Ambon.

“Media yang ada, kita minta festival ini intens dipromosikan, agar bisa dijadikan event tetap,” tandas Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A.G. Latuheru sebelum membuka FTL di kawasan pantai Namalatu, Latuhalat kecamatan Nusaniwe, Selasa (3/4) malam.

Selain itu, kata Latuheru beberapa waktu kedepan, akan juga dilaksanakan festival Eri sebagai wahana promosikan pariwisata dan budaya kota Ambon, guna menuju visit Ambon year 2020.

Menurut Latuheru, wilayah untuk timba laor di Latuhalat ini jauh lebih luas dan lebih panjang dibandingkan di Rutong. Hal ini yang menyebabkan pihaknya berpikir untuk dialihkan ke Latuhalat.

“Kegiatan Timba Laor ini, dulu biasa-biasa saja dilakukan masyarakat di Tanjung Nusaniwe. Sekarang dirubah bentuknya sedikit dengan menamakan Festival Timba Laor (FTL). Karena itu kita tetap akan laksanakan di Latuhalat, sebagai bagian dari kegiatan wisata kita,” terang Latuheru.

Karena itu, diakui Latuheru pihaknya akan terus kembangkan, formulasi dan benahi, sehingga betul-betul kegiatan ini punya makna yang besar bagi pengembangan pariwisata di Maluku, khususnya Kota Ambon.

Apalagi diakuinya, Laor memang di beberapa tempat di kota Ambon ada di kawasan Leitimur Selatan dan Nusaniwe. Sedangkan di kawasan lain belum dengar ada atau tidak. Sehingga sebagai orang percaya, patut bersyukur kepada Tuhan karena diberikan negeri dan berkat yang luar biasa.

“Di hutan limpah buah-buahan dan di laut penuh berbagai macam biota laut salah satunya Laor.

Karenanya, kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Sebab selain Laor yang akan timba, tetapi juga limpahan durian dan buah-buah bagi kita. Durian sudah tidak bisa bilang banyaknya lagi baik yang diproduksi di Ambon, tetapi juga dihasilkan di pulau Ambon, desa/negeri tetangga termasuk dari Seram, Saparua, Lease, Nusalaut masuk di Ambon. Bapak/ibu bisa baca majalah tempo terbitan 31 Maret 2018, dimana mereka mempromosikan Ambon dengan durian. Ini luar biasa dan harus terus kita jaga,” demikian Latuheru.

Festival Timba Laor (FTL) sendiri tidak saja libatkan Pemkot dan berbagai OPD, tetapi juga Kapolres Pulau Ambon dan P.p Lease, Kapolsek Nusaniwe, Dandim 1504 Ambon, Saniri dan masyarakat negeri Latuhalat, media maupun masyarakat yang datang dari berbagai tempat di kota Ambon. (MR-05)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *