Enam Titik Makan Patita & Kepantasan SANTUN Menang Pilgub
Maluku 

AMBON,MRNews.com,- Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku nomor  1, Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) memanfaatkan masa kampanye akbar dengan berbeda, yakni melakukan makan patita bersama masyarakat Kota Ambon di enam titik diantaranya desa Amahusu, Air Salobar, Waehaong, kawasan Transit Passo, desa Tawiri dan desa Hutumuri.

Ribuan masyarakat pun tumpah ruah, antusias mendatangi lokasi-lokasi tersebut selain ingin makan patita tetapi juga mendengar orasi politik yang SANTUN dan bermartabat. Berbaur dalam satu kebersamaan dan persaudaraan tanpa pandang suku, agama, ras, jabatan, tua-muda.

Politisi kawakan partai Golkar, Fredy Latumahina dalam orasi politiknya, menegaskan, dari dua kali debat Pilkada Maluku jika dari penilaian masyarakat dan melihat kepantasan sebagai pemimpin Maluku, hanya SANTUN. Sedangkan soal kepatutan, SANTUN pun demikian sangat patut menjadi kepala daerah.

“Karena pendidikan, kesehatan, pariwisata yang adalah sektor mendasar, menjadi prioritas SANTUN untuk kelanjutan pembangunan Maluku lima tahun kedepan. Sehingga saya ajak, hanya SANTUN Nomor 1 yang pantas dan patut selaku pemimpin Maluku,” terang calon anggota DPD RI itu.

Senada, Ketua DPW PKS Maluku, Azis Sangkala pun mengajak warga Kota Ambon, dan Maluku umumnya serta kader Golkar, PKS dan Demokrat untuk satukan pilihan ke paslon nomor 1, SANTUN karena hanya SANTUN yang bisa memberi solusi pembangunan Maluku lima tahun kedepan. “Mari satukan pilihan untuk paslon 1. Insya Allah, kita tidak mubazir, suara tidak terbuang percuma di 27 Juni 2018 jika ke SANTUN, pasti signifikan,” terang Sangkala.

Menjadi penutup, Gubernur incumbent Said Assagaff menegaskan, Pilkada Maluku adalah pesta demokrasi rakyat yang harus dirayakan dengan senyum, gembira dan tanpa tekanan dari pihak manapun. Bila ditekan, maka harus melawan. Selain itu, masyarakat pun dihimbau tetap jaga stabilitas keamanan di Maluku terkhusus saat Pilkada, dengan berhenti bakalai supaya bisa bangun Maluku lebih baik secara bermartabat,santun,religius sesuai visi misi pemerintah yakni mantapnya pembangunan Maluku yang aman, rukun, religius, berdemokratis, sejahtera dijiwai semangat Siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan.

“27 juni itu pesta demokrasi. Tidak boleh ada tekanan. Indeks demokrasi sangat mahal. Karena pesta, rakyat harus dibikin gembira, senyum. Harus berontak jika ditekan. Mari beri pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Mari bangun Maluku secara bersama dengan santun. Coblos nomor 1 agar pembangunan berkelanjutan Maluku dapat kita lakukan. Kalau coblos 2 kali apalagi 3 kali batal. Pendidikan, kesehatan, pariwisata sektor prioritas kita memajukan Maluku,” pesan Assagaff sembari melakukan simulasi pencoblosan disaksikan masyarakat.(MR-05).

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *