AMBON,MRNews.com.- Terhitung bulan April 2018, Kota Tual menjadi bagian dalam deretan 28 kota yang mengalami deflasi. Demikian ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Dumanggar Hutauruk dalam releasenya yang diterima MimbarRakyatNews.com (02/05)
Dijelaskan, data yang dirilis BPS Maluku tercatat deflasi kota Tual sebesar 2,26 persen dan kota Ambon, 0,53 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 147,10.
“Deflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,26 persen dengan IHK 147,10 dan terendah terjadi di Kota Medan, Bandar Lampung dan Tegal sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing 137,65; 133,39; dan 128,61,” ungkapnya.
Tambah Hutauruk, dari 82 Kota IHK di Indonesia, pada April 2018 IHK Kota Ambon menduduki peringkat 77, inflasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 80, inflasi tahun kalender Kota Ambon menduduki peringkat 65 dan inflasi tahun ke tahun Kota Ambon menduduki peringkat 82.
Lebih jauh dikatakan, 82 Kota IHK di Indonesia, pada April 2018 IHK Kota Tual menduduki peringkat 1, inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 82, inflasi tahun kalender Kota Tual menduduki peringkat 82, serta inflasi tahun ke tahun Kota Tual menduduki peringkat 59.
Sementara pada April 2018 di kota Ambon terjadi deflasi sebesar 0,53 persen, atau terjadi penurunan indeks harga Konsumen (IHK) dari 127, 25 pada Maret 2018 menjadi 126, 57 pada April 2018.
Deflasi, lanjut Hutauruk, terjadi karena adanya penurunan IHK pada dua kelompok pengeluaran antara lain, kelompok bahan makanan sebesar 2,64 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,15 persen.
“Deflasi yang dialami oleh Kota Tual menunjukan terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen dari 150,50 pada Maret 2018 menjadi 147,10 pada April 2018,” demikian Hutauruk. (MR-06)
