NAMLEA, MRNews- Jajaran Pemerintah Daerah ( Pemda) kabupaten Buru bersama Jajaran TNI/ Polri maupun Kejari Namlea, mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Buru yang dipimpin Nus Peilouw, SE berlangsung di Hotel Grand Sara, Senin.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Kabupaten Buru, Ramly I. Umasugi. Wakapolres, Kompol Fery Muliyana Sunarya, S.Ik, Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Syarifudin S.Ag.M.I.Pol, Kejari Namlea, Nelson Butar Butar, Pimpinan dan Anggota DPRD, Pimpinan SKPD bersama staf, Kepala Kecamatan sekabupaten Buru, BUMN, Tokoh Agama, masyarakat dan tokoh Pemuda serta undangan lainnya.
Ketua Panitia, Nus Peilouw mengatakan, sosialisasi BPS menuju Bupolo satu data untuk mempererat hubungan kerjasama dengan pemerintah setempat. BPS kabupaten sebagai instansi pemerintah memiliki tugas dan fungsi untuk menyediakan data, mensosialisasikan kegiatan dan angka starategis BPS terutama survey penyusunan disagregasi PMTB kabupaten Buru, dan melaksanakan diskusi dalam bentuk focus group diskusi(FGD) terkait publikasi Buru dalam angka 2018.
Sementara itu, Bupati Buru, Ramly I. Umasugi mengatakan, kegiatan ini didukung jajaran Pemda kabupaten Buru dimana peran pemerintah dalam merancang pembangunan didasari pada undang- undang dan pasal- pasal, sehingga kedepan setiap instansi perlu ditingkatkan terutama dalam pengelolaan data statestik.
Sesuai harapan Bapak Presiden RI, Ir Joko Widodo maka Pemerintah Pusat (Pempus) sedang giat untuk menyalurkan KTP elektronik berdasarkan data yang dimiliki RT/RW, hal ini dilakukan agar menutup kemungkinan mengingat banyaknya aksi teroris yang kini sudah merajalela di wilayah NKRI.
“Bagi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) dalam melaksanakan kinerja, perlu adanya monitoring dan inplementasi terhadap sehingga dapat mengatasi kejahatan dan provokasi yang datang dari luar daerah. Bahkan tingkat kemiskinan di kabupaten Buru dalam beberapa periode tingkat kemiskinan sudah menurun melebihi 1% sehingga perlu kerja maksimal” ujar bupati. (MK-6)
