AMBON,MRNews.com.- Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas perhubungan Provinsi Maluku, menyiapkan angkutan mudik gratis bagi masyarakat Maluku yang akan melaksanakan hari raya. baik angkutan darat, laut maupun udara. Demikian diungkapkan Kepala Dinas perhubungan Provinsi Maluku, Angky Papilaya kepada wartwan di kantornya (30/05)
Papilaya menyebutkan, angkutan mudik gratis akan menjadi hal yang rutin dilakukan setiap tahun selama dua kali yakni, saat hari raya natal dan juga idul fitri.
“Kami telah siapkan angkutan dimana angkutan darat yakni delapan unit bus trans Amboina yang akan fokus tepat di depan gong perdamaian dunia dan akan mengantarkan penumpang ke pelabuhan Wai dan Hinimua, trans amboina ini akan melayani masyarakat selama sepuluh hari mulai tanggal 5 hingga 14 juni 2018 dari pagi sampai sore,” ucap Papilaya.
Untuk jalur laut akan dilayani oleh kapal perintis diantaranya, Sabuk nusantara 63 KM.Maloli pada tanggal 4 Juni 2018, Sabuk 48 pada tanggal 12 Juni 2018, KM. Ngapulu pada tanggal 8 Juni 2018, ditambah dengan angkutan Kapal Feri Roka Tenda, Feri Inalika, Feri Terubuk, feri Dolosi dan feri Samandar yang akan beroperasi pada tanggal 12 Juni 2018, sementara untuk KMP. Tanjung kabat dan KMP Bobot Masiwang akan melayani masyarakat pada tanggal 13 Juni nanti.
Lanjutnya, dalam pelaksanaannya nanti, masyarakat di Maluku wajib melakukan pendaftaran pada kantor Dinas perhubungan Provinsi Maluku dengan membawa serta identitas diri berupa KTP/ KK/SIM yang asli sebanyak satu lembar, selanjutnya masyarakat wajib mengisi formulir yang telah disiapkan Dinas Perhubungan.
Selanjutnya, harus mendaftarkan diri masyarakat bisa langsung memperoleh Tiket mudik secafa gratis, sementara angkutan darat akan menerima tiket pada saat keberangkatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Bagi masyarakat yang hendak mudik keluar kota Ambon atau Maluku, wajib datang ke Kantor Dishub Maluku di Air Salobar, dengan membawa identitas diri, mengisi formulir dan langsung mendapatkan tiket secara gratis,” imbuhnya.
Papilaya menghimbau kepada seluruh armada baik darat, laut dan udara agar memuat sesuai dengan kapasitas yang disiapkan, demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.
pihaknya juga mengakui, khusus armada laut, pihaknya akan mengikuti arahan dan himbauan dari BMKG sebelum berlayar, jika memang tidak dimungkinkan untuk berlayar, pasti tidak akan berlayar dan menunda untuk waktu yang lebih aman. (MR-06)
