Merangsang Masyarakat Menabung, Walikota Apresiasi Undian Hadiah BRI

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengapresiasi acara pengundian panen berhadiah Simpedes Cabang Ambon Periode September 2017-Februari 2018 yang dilakukan oleh Kantor Cabang (Kanca) BRI Ambon, di Marina Hotel, Sabtu (19/5/2018).

Pasalnya kegiatan yang dilakukan per semester itu, dapat merangsang masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya untuk agar terus menabung.

“Kegiatan undian BRI Ambon semester kedua tahun 2017-2018 ini berbeda dengan bank-bank lain. Kualitas hadiah hampir sama. Tapi bank lain penarikan undian hadiah bagi nasabah bersifat nasional maupun regional. Sedangkan BRI menjangkau nasabah di cabang Ambon, Lease dan Buru. Artinya, kebijakan yang dilakukan ini sangat positif untuk merangsang masyarakat agar menabung,” tandasnya saat membuka kegiatan tersebut.

Apalagi menurut Walikota, saat ini sedang berada di era milenial dan harus diakui hebatnya teknologi. Sehingga suka tidak suka, masyarakat kota harus dipersiapkan dengan pesatnya tekonologi (e-saving, e-transaksi, e-pembayaran). Sehingga itu juga menghasilkan e- warung dan produk lain di masyarakat. Dimana, masyarakat tidak perlu lagi datang ke bank tetapi bisa memudahkan dengan bertransaksi lewat handphone, internet.

Bukan itu saja, dengan sistem elektronik banking tambah Walikota dapat memberi dampak sangat besar terutama dalam pelayanan publik di pemerintahan. Manakala mengurangi upaya korupsi, memudahkan untuk membayar pajak, mengirim uang dan menerima bantuan PKH dan lainnya, yang langsung by sistem dan terkontrol secara elektronik. Apalagi,

BRI juga mendorong agen-agen BRI-Link di desa-desa dan upaya menghemat waktu kerja

“Harus didorong dan bisa diperbanyak lagi di desa-dzesa di kota Ambon. Patut kita apresiasi, dimana juga telah turut merangsang pertumbuhan ekonomi di kota Ambon. Karenanya, akan kita bantu memperlancar perizinan, persyaratan lainnya jika dibutuhkan BRI. Yang penting pula harus taat bayar pajak. Sebab sumber terbesar dan primadona bagi daerah adalah pajak kendaraan. Memang dilematis, akan menambah macet kota tapi positif. Artinya indikator kota macet itu kota maju dan berkembang secara ekonomi, juga sosial,” tutup Louhenapessy.

Kegiatan tersebut selain dihadiri Walikota, juga petinggi BRI Ambon, Dinsos Provinsi Maluku, pihak BUMN-BUMD lain, perwakilan Polda Maluku dan notaris sebagai saksi serta agen BRI-Link dan nasabah BRI Ambon, Lease dan Buru. (MR-05)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *