AMBON,MRNews.com,– Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff mengapresiasi sosialisasi kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat provinsi tahun 2018, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku bekerjasama dengan Yayasan Pelangi Maluku (YPM), di lantai enam kantor Gubernur, Selasa (6/2).
Assagaff dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Maluku, Marice Lopulalan, mengaku, salah satu jenis penyakit yang perlu mendapat perhatian bersama yakni, campak atau Rubella.
Dijelaskan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bensin. Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemarahan pada kulit disertai batuk dan pilek.
Penyakit ini, menurutnya sangat berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi rendah dan kekebalan kelompok/herd immunity tidak terbentuk.
“Seseorang terkena campak 90 persen orang berinteraksi dengan penderita campak tertular jika mereka belum kebal terhadap campak,” ujarnya.
Dirinya mengakui, berdasarkan data yayasan pelangi Maluku, pada tahun 2000, lebih dari 562.000 orang per tahun meninggal di seluruh dunia karena komplikasi penyakit campak. Dengan pemberian imunisasi campak dan berbagai upaya yang telah dilakukan, maka pada tahun 2014 kematian akibat campak menurun menjadi 115.00 orang per tahun, dengan perkiraan 314 anak per hari atau 13 kematian setiap jamnya.
Sedangkan Rumbella, kata orang nomor satu di Maluku ini adalah penyakit akut dan dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa yang rentang. Akan tetapi menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat adalah efek teratogenik apabila Rubella ini menyerang pada wanita hamil di semester pertama.
“Oleh karena itu sebagai salah satu pilar utama pendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas, yayasan pelangi Maluku telah mengambil kebijakan yang sangat tepat dengan menggelar kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya pencegahan secara ekslusif,” tukas Assagaff.
Dirinya berharap, melalui kegiatan ini dapat memperluas jangkauan program dan meningkatkan pemahaman bersama dengan melibatkan lintas sector dan para tokoh agama di daerah ini. Sehingga dapat tersosialisasikan informasi kegiatan kampanye imunikasi campak dan Rubella, tidak hanya di tataran lintas sector, akan tetapi dapat menyentuh semua kalangan masyarakat.
Kepada tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen masyarakat lainnya, dirinya menghimbau untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang strategis, termasuk kegiatan sosilaisasi ini. Karena tanpa dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat, apa yang diperjuangkan oleh pemerintah daerah maupun kontribusi yang ditunjukan Yayasan Pelangi Maluku, tidak akan berarti apa-apa. (MR-05)
