NAMLEA, MRNews- Wakil Ketua Fraksi Merah Putih asal partai Demokrat Djafar Nurlatu. MA saat gelaran Paripurna terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten buru tahun anggaran 2017 melakukan interupsi terkait masalah bupati dan wakil bupati yang mencuat ke publik.
“Sebagai anggota DPRD dari Partai Demokrat sekaligus sebagai Partai pengusung maka saya minta Sekertaris Daerah(Sekda), Achmad Assagaf yang hadir mewakili Bupati Buru untuk dapat menjelaskan persoalan yang terjadi antara Bupati Buru, Ramly I. Umasugi dan Wakil Bupati Buru, Amustofa Besan” ujar Nurlatu.
Dirinya juga mempertanyakan kehadiran sejumlah anggota LSM gadungan yang telah melakukan tindakan penipuan sekaligus melakukan pemerasan kepada sejumlah kepala desa dengan motif mengaku sebagai saudara Sekda.
Ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati agar secepatnya dapat di selesaikan.
Sementara itu, juru bicara Fraksi Golkar, M. Rum Soplestuni mengatakan jika di DPRD punya mekanisme sehingga tidak perlu dijelaskan apa yang diminta pak Nulattu.
“Pimpinan sidang yang terhormat, permasalahan bupati dan wakil bupati agar DPRD bisa memanggil resmi agar bisa diselesaikan dengan baik “ urai Soplestuni. (MK-06)
