AMBON,MRNews.com,- Pengamat Perencanaan dan Keuangan Daerah dari Universitas Budi Utomo Surbaya, Julius Latumaerissa menilai, untuk mendukung ekonomi Kota Ambon jangka panjang, jazirah Leitimur Selatan (Letisel) layak dikembangkan menjadi Ambon- 3.
Pasalnya, kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi Kota Ambon bisa diurai dengan mengembangkan leitimur selatan sebagai new city. Karena juga potensi sumber daya alam yang begitu besar termasuk sektor pariwisata dan kelautan.
“Pengembangan infrastruktur menjadi penting karena itu akan mendukung kegiatan pariwisata di jazirah Letisel ini yang berbasis masyarakat, ekonomi kreatif dan menjadikan jazirah Letisel sebagai basis wisata buah,” jelas Latumaerissa kepada media ini, Selasa (10/7/2018).
Karena itu, dirinya yakin dan percaya pengembangan jazirah Leitimur Selatan akan mememberikan dampak sosial ekonomi yang tinggi kepada masyarakat di wilayah ini. Sehingga secara kumulatif akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Ambon karena akan tercipta sumber-sumber PAD yang baru.
“Berbagai sarana dan prasaran ekonomi, sosial, juga pendidikan dan kesehatan harus dibangun di wilayah ini sehingga menjadi faktor pendorong untuk pengembangan kegiatan ekonomi lainnya. Konsentrasi penduduk Kota Ambon akan semakin terurai yang diikuti dengan kemajuan di berbagai aspek,” tutur mantan Bacagub Maluku itu.
Menanggapi pikiran Latumaerissa tersebut, salah satu warga Letisel, Waty Thenu mengaku, ide dan pemikiran itu cemerang untuk ditindaklanjuti oleh mereka yang berwenang. Pasalnya, banyak potensi di Leitimur Selatan yang belum menjadi perhatian penuh pemerintah alias luput dari perhatian.
“Sejak tahun 2006, pemekaran kecamatan ini untuk memenuhi syarat minimal jumlah kecamatan dalam satu Kabupaten/Kota. Padahal sampai hari ini, pekarangan kantor kecamatan saja tidak mampu dibuat. Bagaimana kita bicara soal pengembangan potensi lain di kecamatan ini? miris,” ungkap Thenu yang juga berprofesi sebagai jurnalis itu. (MR-02)
