Cuaca Ekstrem, BPBD Himbau Warga Ambon Waspada

AMBON,MRNews.com,- Beberapa waktu terakhir ini, Kota Ambon terus diguyur hujan lebat atau ekstrem. Karena itu, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon pun menghimbau warga kota yang tinggal di lereng gunung, bantaran sungai dan daerah rawan longsor agar selalu hati-hati dan waspada.

“BPBD tetap siaga dan tanggap jika ada bencana alam, banjir dan tanah longsor. Baik dengan penanganan langsung di lapangan maupun distribusi logistik yang didahului pemenuhan syarat. Tetapi juga kita himbau dan harap masyarakat kota Ambon tetap hati-hati serta waspada,” tandas Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Demi Paais kepada media di ruang kerjanya, kemarin.

Salah satu upaya tindakan warga waspada bencana kata Paais, dengan mengamankan diri, keluarga terutama anak-anak beserta barang-barang penting lainnya ke saudara atau kerabat terdekat yang lebih aman, jauh dari kawasan potensi longsor dan banjir. Juga tidak membuang sampah sembarangan ke lereng gunung dan sungai serta tidak menebang pohon bentuk apa saja dan buang sembarangan, karena hal demikian menjadi bibit banjir dan longsor.

Selain itu, dalam keadaan darurat menurut Paais Pemkot Ambon telah menyediakan layanan pengaduan bencana yang bisa dihubungi masyarakat kota Ambon dan sekitarnya yaitu pada posko BPBD Kota Ambon dengan nomor kontak 0811476333 dan sekretariat dengan nomor kontak 08114790173.

“Kita berharap dan berdoa, semoga tidak ada bencana alam di kota Ambon seperti tahun-tahun sebelumnya. Maka untuk meningkatkan kewaspadaan, masyarakat diminta memperhatikan hal-hal itu dan melapor segera pada layanan pengaduan jika ada bencana serius sehingga bisa tertangani BPBD dan stakeholder. Data lokasi antisipasi bencana banyak di kecamatan Sirimau dan Nusaniwe” tukasnya.

Dalam kondisi siaga darurat bencana, diakui Paais penanganannya berupa pemberian terpal, karung, sekop, gerobak, dan sebagainya, sesuai kebutuhan masyarakat melalui laporan, surat dan dokumentasi. Tetapi pabila sudah masuki status darurat dengan terjadinya longsor dan banjir besar dimana-mana, maka akan ditangani masif melibatkan SKPD Pemkot Ambon terkait seperti Damkar, Dinsos dan Satpol PP, maupun BPBD Provinsi.

“Stok logistik kita untuk saat ini ada, masih cukup meski menggunakan sisa dari tahun 2017 karena 2018 bertahap didapat. Logistik tentu harus tersedia, tidak boleh kurang apalagi kosong, karena dibutuhkan setiap saat ketika ada bencana. Kita tidak bisa tahu bencana kapan datang, tetapi antisipasi penting dan kita sangat siap,” ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, David Passal. (MR-05)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *