AMBON,MRNews.Com.- Dinas Pendidikan Provinsi Maluku melakukan terobosan baru dalam proses pelatihan persiapan tes seleksi taruna akmil dan akpol untuk siswa SMA/SMK sederajat lingkup Dinas pendidikan kebudayaan Provinsi Maluku Tahun 2018. bekerjasama dengan Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku. pelatihan digelar di Golden Palace Hotel Ambon, Sabtu kemarin.
Plt. Gubernur Maluku,Zeth Sahuburua mengakui, anak Maluku memiliki kemampuan yang tidak kalahnya dengan daerah lain di Indonesia, karena itu dengan terobosan yang digagas oleh pemerintah daerah saat ini, pasti akan membuahkan hasil. bukan untuk saat ini, tetapi untuk Maluku lima sampai sepuluh tahun mendatang.
“Saya rasa kita punya kemampuan yang luar biasa, fakta membuktikan ada anak Maluku yang lolos menjadi juara dunia dalam berbagai kompetisi internasional,” ucap Sahuburua.
Kesuksesan, lanjut Sahuburua, hanya dapat diraih jika anak Maluku memiliki lima komponen dalam diri diantaranya, prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan tidak tercela.
“Pelatihan ini, harus dilakukan dengan disiplin, jangan ada yang main-main, untuk pelatih juga saya minta agar pelatihan dilakukan dengan baik, bila ada anak yang memang tidak mampu jangan dipaksakan kita harus latih mereka yang memang memiliki keinginan dan keseriusan, karena yang kita kirim nanti adalah mereka yang memang memiliki kompetensi dan mental yang baik,” cetusnya.
Tambah Sahuburua, para pendahulu negara ini, telah meninggalkan empat pesan suci kepada generasi ini dan akan datang yakni, lindungilah segenap bangsa dan tumpah darah, sejahterakanlah bangsaku, cerdaskanlah bangsaku, ikut melaksanakan kerertiban dunia.
Atas dasar itu ada kebanggaan orang Maluku di dalamnya dimana, Maluku termasuk dalam delapan provinsi Indonesia yang turut memperjuangkan negara ini.
Lebih jauh Sahuburua menuturkan, tantangan dunia saat ini, menantang seluruh anak Maluku, agar terus berusaha, bekerjakeras sambil terus membenahi diri dalam menghadapi tantangan dunia saat ini.apalagi dengan masuknya masyarakat ekonomi ASEAN (MEA)
“Jika kita tidak berusaha, pasti akan menjadi penonton, di negeri sendiri,” demikian Sahuburua. (MR-06)
