Cipayung Plus Maluku Komitmen Dukung & Sukseskan PESPARANI
Maluku 

AMBON,MRNews.com,- Organisasi kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus se-Maluku menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan pesta paduan suara gerejani (PESPARANI) tingkat nasional pertama di Kota Ambon, Provinsi Maluku, 27 Oktober-02 November 2018.

OKP Cipayung Plus yang terdiri dari Sekretaris Daerah (Korda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Hendrik Timisela; Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang diwakili oleh Koordinator Wilayah (Korwil) GMKI, Dodi Soselisa; Ketua Umum Badan Koordinasi Maluku-Maluku Utara, Bansa Hadi Sella; Korcab PMII Lahol Yeubun, Ketua DPD IMM Lutfi Wael, Ketua KAMMI La Juainury dalam siaran persnya kepada Mimbarrakyatnews.com, Jumat (27/10/18), menyatakan enam sikapnya terkait PESPARANI.

Pertama, OKP Cipayung Plus Maluku mendukung penuh pelaksanaan PESPARANI tingkat nasional pertama di Kota Ambon, 27 Oktober- 02 November 2018. Kedua, OKP Cipayung Maluku mendorong agar melalui momentum PESPARANI ini, dapat menunjukkan kehidupan orang basudara di Maluku yang penuh toleransi, harmonis dan laeng sayang laeng. Hal ini yang kemudian harus dijadikan sebagai model percontohan kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Ketiga, sebagai tuan rumah penyelenggaraan PESPARANI tingkat Nasional pertama di Kota Ambon, diharapakan seluruh masyarakat Kota Ambon untuk wajib mendukung acara sampai selesai. Oleh karena itu, Cipayung Plus sangat memberikan atensi kepada masyarakat agar dapat memberikan pesan dan kesan yang positif bagi seluruh tamu atau peserta dari seluruh provinsi di seantero Indonesia.

“Poin keempat, kami mendukung penuh pihak Kepolisian Daerah Maluku dalam melakukan kerja-kerja pengaman acara PESPARANI, apalagi yang kami ketahui bapak Kapolda Maluku sendiri yang bertindak selaku koordinator keamanan acara ini, sehingga sudah menjadi kewajiban kami untuk bersama-sama dengan beliau dalam mensukseskan seluruh rangkaian acara PESPARANI,” ujar Korwil XI PP GMKI, Dodi Soselisa mewakili rekan-rekannya.

Kelima, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, DPRD Maluku, DPRD Kota Ambon, serta semua instansi lainnya agar turut berkontribusi demi mensukseskan kegiatan PESPARANI. “Keenam, sebagai bentuk memberikan rasa menghargai pelaksanaan PESPARANI ini, maka kami menyatakan tidak akan melakukan aksi dalam bentuk apapun sampai dengan selesainya PESPARANI, sehingga apabila ada isu-isu yang menyatakan adanya aksi dari kami, itu tidak benar,” tegasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *