Kota Ambon Berdoa Untuk Indonesia

AMBON,MRNews.com,- Warga Kota Ambon baik pejabat pemerintah kota, ASN, guru, stakeholder lain bahkan masyarakat umum khususnya umat Kristen Protestan dan Katolik berdoa untuk Indonesia, agar tetap rukun, aman dan damai khususnya menjelang perhelatan pemilihan umum Presiden-Wakil Presiden dan legislatif 17 April 2019 mendatang di Hall Maluku City Mall (MCM), Kamis (7/3/19) malam. Doa diisi dengan puji-pujian dan khotbah, yang terlaksana kurang lebih dua jam.

Doa bersama bertema Damailah Indonesiaku yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dengan denominasi gereja seperti GPM, GBI, Pantekosta, Bala Keslamatan, GPdI, GBIS dan lainnya yang ada di Kota Ambon, Maluku, termasuk Gereja Katolik itu, tak hanya berlangsung di Ambon, tetapi juga terjadi serempak di sejumlah Kota/Kabupaten di Indonesia termasuk luar negeri.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam kesempatan itu menyatakan, doa bersama ini sebagai komitmen warga kota khusunya yang Kristen dan Katolik bagi Negara dan Bangsa Indonesia agar tetap rukun, aman dan damai. Terhindar dan dijauhkan dari perpecahan, bencana dan konflik. Apalagi menjelang pemilihan umum serentak April mendatang. Karena Indonesia ini anugerah dari Tuhan yang harus dijaga dan dirawat bersama oleh seluruh warga bangsa.

“Doa bersama ini komitmen yang dibangun warga kota khusus yang Kristen Protestan dan Katolik untuk Indonesia agar selalu rukun, aman dan damai, jelang peristiwa politik di 17 April 2019. Doa ini juga tak hanya umat Kristen, tapi umat Islam juga akan berdoa. Karena disadari Indonesia ini anugerah Tuhan sehingga harus kita doakan terus. Agar terhindar dari perpecahan, kebohongan, betul-betul menjadi sebuah bangsa besar dan utuh untuk menghadapi perubahan zaman kedepan. Ini yang bisa dibuat gereja, difasilitasi pemerintah,” tandas Walikota.

Doa untuk Indonesia kata Walikota, bukan saja oleh Kristen tapi juga akan dilakukan umat Islam dalam waktu dekat ini dan dikordinir oleh Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler.

“Doa umat Kristen itu berlangsung serentak di 570 kota di Indonesia, dikordinir gereja-gereja dan 40 kota di luar negeri. Umat Islam akan berdoa untuk Indonesia juga, kita atur dalam waktu dekat dan diorganize pa Wawali,” kunci Louhenapessy. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *