by

Penuhi Passing Grade di SKD, Belum Pasti Lolos CPNS

-Kota Ambon-5,207 views

AMBON,MRNews.com,- Jangan dulu senang dan bersuka bagi peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang menganggap nilainya sudah memenuhi passing grade atau melebihi ambang batas. Sebab, belum pasti lolos sebagai CPNS.

Selain masih ada tahapan berikut, tetapi hitungan 1 banding 3 jadi penentu usai tabulasi hasil per sesi maupun keseluruhan dari Pansel pusat. Berlaku untuk semua seleksi CPNS, termasuk kota Ambon. Diketahui, setelah selesai tes Jumat, baru diumumkan untuk seleksi kedua pada Maret 2020 mendatang.

“Harus jadi perhatian masyarakat terutama peserta SKD CPNS bahwa yang masuk passing grade belum tentu masuk tahap berikutnya. Karena 1 berbanding 3. Untuk dua hari berturut-turut tes kita belum tahu yang lulus nilai tertinggi, sedang dan nilai standar ada pada jabatan mana,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon Benny Selanno kepada awak media di SMP Negeri 2 Ambon, Kamis (30/1/2020).

Dirinya mencontohkan, hari pertama yang masuk passing grade ada 7 peserta. 7 ini yang harus dipisah. Tapi belum tentu 7 orang itu masuk dalam satu jabatan. Mungkin saja ada perawat, guru, dokter, teknik sipil, keuangan. Bahkan, kalaupun akan terjadi kesamaan misalnya 1 formasi setelah tabulasi, verifikator keuangan formasi 1 yang lulus 9 peserta. Inilah yang dibilang 1 banding 3.

“Dari 9 orang itu diurut yang passing grade tertinggi, passing grade berikut dan terendah. Dari jumlah seluruh itu yang diambil untuk tahap berikut. Jadi misalnya ada 327 nilai tertinggi maka diambil 326, 325. Dibawah 324 maka 324 tidak dapat, tidak masuk. Karena sekarang semua gembira masuk, tapi belum tentu. Mungkin saja ada 330 dia tinggi di sesi pertama hari pertama, sementara di hari kedua sesi pertama mungkin ada yang melebihi dia,” jelasnya.

Dikatakan Benny, hal itu mesti dijelaskan agar peserta seleksi CPNS khususnya bisa memahami. Sehingga paling tidak yang lolos sementara bersuka sudah bisa penuhi passing grade melebihi ambang batas, tapi untuk mengikuti tahapan selanjutnya harus tunggu hasil tabulasi Pansel pusat.

“Dari jumlah yang ikut seleksi dua hari awal, dinyatakan penuhi passing grade ada 420 orang, 220 di hari pertama dan 200 hari kedua. Rinciannya, hari pertama sesi 1 40 peserta, sesi 2 43 peserta, sesi 3 49 peserta, sesi 4 43 peserta dan sesi 5 45 peserta. Lalu hari kedua sesi 1 23 peserta, sesi 2 51 peserta, sesi 3 42 peserta, sesi 4 44 peserta dan sesi 5 40 peserta,” bebernya.

Benny lantas bersyukur karena selama pelaksanaan SKD dari hari pertama hingga ketiga, berjalan lancar tanpa hambatan dibanding tahun sbelumnya, karena didukung fasilitas memadai, lingkungan tenang, aparat keamanan pro aktif. “Besok hanya dua sesi tes. Kita harap semua berjalan dan selesai dengan baik. Saya yakin selesai baik kare kesiapan panitia lokal cukup maksimal,” harapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed