by

Potensi Desa Latuhalat Mendapat Perhatian Serius Pemkot

-Kota Ambon-1,098 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, Desa Latuhalat memiliki berbagai potensi yang menjadi brandding di Desa tersebut. Yang pertama Timba laor, Masa Taiminya dan Huhate. Karenanya, dengan potensi itu, tentu harus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan itu telah menjadi komitmen pemerintah untuk mengembangkan kearifan lokal dan asset budaya, sebagai daya tarik bagi orang luar Ambon.

Hal itu disampaikan Louhenapessy saat membuka Festival Masa Taiminya dan Huhate yang dilaksanakan di Pantai Manewangila, Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (8/9/18).

“Pertama yang jelas populer Timba Laor, dimana laor ini harus kita kemasin dia dan bisa jual sebagai sebuah objek wisata yang betul-betul punya nilai dunia. Hal yang sama terjadi di Lombok, mulai dengan mereka membuat semacam upacara yang direkayasa untuk menarik perhatian masyarakat dan itu akan kita lakukan nanti. Selain itu Masa Taiminya dan Huhate, jelas-jelas potensi lokal besar,” jelasnya.

Digelarnya kedua festival ini, menurut Walikota, tentu dengan tujuan agar budaya milik daerah tidak hilang oleh perubahan zaman sekarang yang semakin canggih dan pengaruh budaya luar. Sehingga pihaknya bertekad akan terus mensupport festival tersebut untuk menjadi agenda dan program penting pariwisata milik Pemkot Ambon. Dengan begitu, festival ini dapat dijadikan penghubung untuk nantinya mendatangkan pemerintah pusat ke daerah melalui bidang pariwisata.

“Kita akan support betul, kalau kita bisa kemasin dia tahun depan, masuk dalam paket pariwisata Pemkot Ambon, maka saya bisa bawa menteri untuk datang, menikmati dan merasakan budaya kearifan lokal Ambon. Harus diantisipasi juga, Latuhalat terkenal dengan branding lewat festival semacam ini, cuma lama-kelamaan orang sudah tidak kenal Taiminya lagi tapi minyak bimoli. Kedua festival ini menarik sekali plus timba laor,” beber Walikota.

Adapun sebanyak 286 peserta turut ambil bagian dalam festival itu, yang terdiri dari 110 peserta Masa Taiminya dan 176 peserta festival Huhate. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed