by

10 Kabupaten/Kota di Maluku Zona Kuning COVID-19, SBT “Bebas”

AMBON,MRNews.com,- Dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku, 10 daerah diantaranya telah masuk dalam kategori zona kuning COVID-19 atau tingkat penyebaran kasus rendah. Hanya satu Kabupaten yang “bebas”.

Ketua harian Satgas penanganan COVID-19 provinsi Maluku Kasrul Selang katakan, 10 Kabupaten/Kota itu antara lain Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dengan skor 2.6, Maluku Tenggara 2,79, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) 2,76, Kabupaten Buru 2,78.

Selanjutnya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dengan skor 2,78, Kepulauan Aru 2,58, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) 2,81, Kabupaten Buru Selatan 2,79, Kota Ambon 2,5 dan Kota Tual 2,66.

“Rata-rata skoring zonasinya diatas 2,56 atau batas skoring untuk zona resiko rendah atau kuning. Ini data status sesuai yang diturunkan Satgas penanganan COVID-19 nasional per 16 Mei 2021,” tandas Kasrul kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Selasa (18/5).

Satu-satunya Kabupaten yang berada dizona aman atau zona hijau kata Kasrul, adalah Seram Bagian Timur (SBT). Dimana Kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu mengantongi skoring tertinggi dengan 2,94.

“SBT berada dizona hijau resiko penyebaran dengan skoring 2,94. Jadi satu-satunya di Maluku. Artinya di Kabupaten SBT tidak ada alias nihil kasus COVID-19,” jelas Kasrul yang juga Sekda Maluku itu.

Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku dan Satgas COVID-19 provinsi akui Kasrul, memberi apresiasi luar biasa atas kerja keras pemerintah dan Satgas 11 Kabupaten/Kota yang tidak kendor memastikan kasus COVID-19 didaerahnya dapat ditekan, dengan edukasi wajib protokol kesehatan (Prokes) dan intensnya vaksinasi.

“Bukan cuma pemerintah dan Satgas, tetapi peran serta masyarakat yang utama sehingga capaian itu bisa diraih. Selain ada pula stakeholder lain yang turut andil didalamnya, semua bagian dari Pentahelix. Apakah itu swasta, akademisi, pemerintah, juga media,” urai Kasrul.

Dirinya berharap status tersebut dapat terus dipertahankan bagi zona hijau dan bila perlu ditingkatkan untuk zona kuning ke hijau, tidak kembali lagi ke orange. Sehingga tujuan Pandemi COVID-19 dapat berakhir secepatnya terwujud.

“Dengan apa, tentu giatkan terus edukasi Prokes kepada seluruh masyarakat, pakai masker, jaga jarak dan sebagainya. Disiplin Prokes hal utama, selain upaya lain yang diciptakan tiap pemerintah daerah setempat,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed