by

Pasca Gempa 6,1 SR Guncang Malteng, 13 Gempa Susulan Terjadi

AMBON,MRNews.com,- Pasca gempa tektonik 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah (Malteng) pukul 13.43.08 WIT, Rabu (16/6), telah terjadi sebanyak 13 kali gempa susulan dengan magnitudo 3,5 SR.

“Hingga pukul 15.35 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukan telah terjadinya 13 gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 3,5 SR,” sebut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno kepada media via pesan WhatsApp, Rabu.

Bambang katakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan sesar turun (Normal Fault).

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebu terjadi akibat aktifitas sesar lokal,” tandas Bambang.

Akibat gempabumi tersebut, diakui, BPBD dan masyarakat setempat melaporkan adanya dampak kerusakan pada beberapa rumah tinggal salah satunya pagar gereja di desa Sounulu Kecamatan Tehoru.

“BPBD masih terus mendata kondisi dampak gempabumi ini,” jelasnya.

Ditambahkan, hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Namun berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut di stasiun Tide Gauge Tehoru menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 0,5 m.

“Hal ini diperkirakan akibat dari longsoran bawah laut,” bebernya.

BMKG kata dia, terus memonitor gempa susulan yang terjadi dan dampaknya terhadap kenaikan muka air laut.

“Kepada masyarakat terutama diwilayah sepanjang pantai Japutih sampai pantai Atiahu Kabupaten Maluku Tengah, untuk waspada gempabumi susulan dan potensi tsunami akibat longsor ke/dibawah laut.

“Segera menjauhi pantai menuju tempat tinggi apabila merasakan guncangan gempa cukup kuat,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed