Putus Hubungan Kerja, Tiga RS di Maluku Tak Layani Peserta JKN-KIS

AMBON,MRNews,com.- Tragis, terdapat Tiga Rumah Sakit di Maluku yang mulai hari ini (3/5) tidak melayani peserta JKN-KIS karena belum memperbaharui akreditasi Rumah Sakit yang telah habis masa akreditasinya sejak tahun 2017 lalu. Tiga Rumah Sakit tersebut, masing-masing, RSUD dr Haulussy –Ambon, RSUD dr H Ishak Umarella- Maluku Tengah dan RS Hati Kudus Yesus –Langgur. “Kita sudah berkali-kali ingatkan rumah sakit untuk mengurus akreditasi. Awal tahun lalu, pemerintah sudah memberi kesempatan kepada rumah sakit yang belum melaksanakan akreditasi untuk lakukan pembenahan dan perbaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, pemerintah juga telah memberikan surat rekomendasi kepada sejumlah rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang belum terakreditasi namun hingga batas waktu belum juga melakukan akreditasi“ ujar, Kepala Bidang Penjaminan Kesehatan Rujukan (PMR) BPJS Kesehatan, Andi Muhammad Dahrul Muluk. Karena itu, mulai tanggal 3 Mei 2019 Tiga Rumah Sakit tersebut tidak lagi melayani pasien JKN-KIS. Sehingga diharapkan dapat diketahui oleh masyarakat terutama peserta BPJS kesehatan. Namun untuk pasien yang membutuhkan tindakan medis dengan fasilitas yang hanya tersedia di RSUD dr Haulussy-Ambon maka masih bisa dilayani. Diharapkan warga yang akan mendapatkan layanan kesehatan untuk mendatangi rumah sakit lain yang masih melayani peserta JKN-KIS. Ditegaskan Muluk, bagi pasien yang terdapat di Tiga Rumah Sakit tersebut sebelum tanggal 3 Mei 2019 masih bisa dilayani BPJS Kesehatan. “Kalau pasien rawat inap yang sementara berada di Tiga rumah sakit tersebut tetap dilayani BPJS jika masuk sebelum tanggal 3 Mei 2019 namun bagi yang masuk pada tanggal 3 mei maka dikenakan biaya umum” urai Muluk. Karena itu diharapkan, RSUD dr. M. Haulussy Ambon, RSUD dr. H. Ishak Umarella Maluku Tengah, dan RS Hati Kudus Langgur untuk segera melakukan akreditasi. (MR-01)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *