Jaring Ulang Bacaleg, PKPI Ambon Targetkan 4 Kursi di Pileg

AMBON,MRNews.com,- Pasca dimenangkan PTUN Jakarta, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) pimpinan A.M Hendropriyono kemudian ditetapkan menjadi peserta Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan nomor urut 20.

Konsolidasi internal partai pun dilakukan sampai ke tingkat Dewan Pimpinan Kota (DPK), kecamatan, desa-kelurahan, tak terkecuali di DPK Kota Ambon, terutama menghadapi Pilkada Maluku dan Pemilu 2019. Karenanya, DPK PKPI Kota Ambon bakal menjaring ulang bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), guna mendapatkan komposisi Bacaleg potensial dan mumpuni guna mendulang suara partai. Pasalnya, pada Pileg 2019, DPK PKPI menargetkan empat (4) kursi didapatkan dari semua Dapil di kota Ambon.

“Mulai 20 April-7 Mey 2018, kita akan memperpanjang lagi masa penjaringan Bacaleg kota Ambon dan pendaftarannya di secretariat DPK. Bagi yang sudah daftar beberapa waktu lalu bisa ulang lagi atau tidak juga, tidak masalah dan yang baru juga kita terbuka. Kita akan sebarkan informasi ini melalui media cetak, elektronik, spanduk,” tandas Ketua DPK PKPI kota Ambon, Jacob Usmany kepada media di sekretariat DPK, Lorong Sagu, Rabu (18/4).

Penjaringan atau seleksi ulang Bacaleg ini kata Usmany karena pihaknya ingin memastikan, dengan proses yang lama di KPU dan pengadilan hingga penetapan, pengurus dan kader PKPI masih bertahan ataukah ada yang sudah hijarah ke Parpol lain. Hal ini penting, sebab partai sementara menyiapkan strategi besar untuk diimplementasi, salah satunya menyasar fraksi utuh atau empat kursi DPRD.

“Kita jaring sesuai mekanisme partai. Kader yang memilih bertahan menjadi prioritas dalam penjaringan ulang. Kita hanya ingin memastikan, seberapa jauh militansi kader terutama Bacaleg, bertahan dalam situasi sulit atau hijrah. Maka, kepengurusan DPK juga akan disusun ulang untuk kepastian itu, sistem ditata supaya target kita bisa tercapai,” tegas anggota DPRD kota Ambon itu.

Senada, Sekretaris DPK PKPI, Hanny Soplely memastikan, pihaknya tidak akan ulang kesalahan di 2019 dengan memilih “kucing dalam karung” pada Bacaleg sebagaimana pengalaman tahun 2014. Karenanya, dalam penjaringan akan dilakukan uji kelayakan-kepatutan, verifikasi faktual guna melihat sejauh mana penerimaan/dukungan masyarakat terutama di lingkungannya dan dapil. Serta kredibilitas, loyalitas dan kecakapan.

“Akan kita umumkan ke publidan harus memenuhi kriteria intinya. Kader dan Bacaleg terbaik akan kita majukan.  Kita yakin dengan konsolidasi setahun kedepan, semuanya bisa maksimal. Apalagi pengurus dan kade partai termasuk anggota DPRD masih satu barisan. Target kita dua kursi saat ini di Ambon I dan Ambon IV tetap bertahan, ditambah dua kursi dari Ambon III (Nusaniwe) dan Ambon II (Batu Merah, Pandan Kasturi, Galala, Hative Kecil),” tukas mantan anggota DPRD kota Ambon itu.

Sementara itu, Ketua tim penjaringan Bacaleg DPK PKPI Ambon, Martziel Pasanea mengaku, dalam dua minggu penjaringan sudah harus selesai dilakukan. Semua yang terdaftar diberlakukan sama dan terpenting memenuhi syarat serta ketentuan partai. “Mengetahui kekuatan Bacaleg di lingkungan maupun dapil baik incumbent maupun tidak, tim survey internal akan turun langsung mensurvey. Penting sekali sehingga bisa melihat potensi dukungan bagi partai. 2019 target kita suara partai lebih dari 2014,” tutupnya. (MR-05)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *