by

24 Paket Disiapkan BLK Ambon Usai PBK

-Kota Ambon-193 views

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 24 paket keahlian disiapkan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Ambon bagi para calon tenaga profesional usai dilakukannya pelatihan berbasis kompetensi (PBK) tahun 2019 untuk angkatan ke-I, Kamis (31/1/19) di kantor BLK, Passo, Kecamatan Baguala. 

24 paket keahlian itu diantaranya TIK 4 paket, gambar bangunan 2 paket, AC 1 paket, menjahit 2 paket, sepeda motor 1 paket, operator mesin bubut 1 paket, listrik 1 paket, mobil 1 paket, audio video 2 paket, HP 1 paket, Las GTAW 1 paket, pariwisata 2 paket, juru ukur-survey pemetaan 2 paket, pertanian 1 paket dan otomasi 2 paket. 

Kepala BLK Ambon, Yulianti Matandung katakan, program pelatihan berbasis kompetensi yang diturunkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja ke daerah lewat UPTP, dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berujung pada kesejahteraan, dengan berbagai macam paket keahlian. Terhadap itu, BLK menyediakan 24 paket keahlian yang sesuai kebutuhan pengguna tenaga kerja di wilayah kota Ambon.

Guna mendukung pelatihan tersebut, kata Yulianti, BLK Ambon telah bekerjasama dengan perusahaan dan industri yang berada di wilayah provinsi Maluku guna melatih calon tenaga kerja profesional agar berbuah sesuai dengan kebutuhan pasar kerja seperti di hotel, perusahaan dan industri.

“Setelah lulus pelatihan ini, peserta bisa kantongi dua sertifikat sekaligus yaitu sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi, yang telah disertifikasi oleh lembaga sertifikasi profesi. Pasalnya BLK sudah memiliki dua lembaga sertifikasi sehingga tenaga kerja yang sudah diluluskan BLK akan diuji kompetensinya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler saat membuka pelatihan mengaku, pemerintah kota Ambon menyambut baik pelatihan berbasis kompetensi oleh BLK, sebab mempunyai nilai penting dan strategis bagi upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang semakin berkualitas. Karena itu, perlunya dinas tenaga kerja (Disnaker) Kota Ambon dapat membangun komunikasi dan kerjasama dengan BLK Ambon guna menselaraskan semua program kerja yang terkait dengan program pelatihan kerja bagi warga kota Ambon sehingga lebih berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

“Sesuai amanat UU nomor 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan, Pemkot Ambon dan kabupaten/kota lain diberi kewenangan membuat kebijakan guna memberikan pelayanan, peningkatan peran serta prakarsa dan pemberdayaan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena masalah utama yang selalu dihadapi pemerintah adalah tingginya jumlah pengangguran, peningkatan kompetensi tenaga kerja hingga mampu bersaing pada pasar kerja secara global, seperti MEA dimana siapa yang siap dan punya kompetensi serta keahlian akan mampu bertahan di tengah persaingan,” tegas Wawali. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed