by

Selama Ramadhan, DPRD Harap ASN Patuhi Jam Kerja

AMBON,MRNews.com- Sekretaris Komisi II DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes berharap, selama bulan suci Ramadhan 1439 H tahun 2018 ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon diharapkan dapat mematuhi jam kerja yang sudah diatur oleh pemerintah pusat dan diimplementasi oleh pemerintah daerah. Sehingga nantinya tidak mengganggu aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat. Penegasan ini berangkat dari adanya informasi yang didapat bahwa ASN tidak bekerja sesuai jam yang sudah ditentukan.

“Kalau tidak salah diaturnya, ASN masuk kantor jam 08.00 WIT dan pulang pukul 15.00 WIT selama bulan Ramadhan kecuali hari Jumat. Sebagai mitra kerja, kita harapkan ASN Pemkot Ambon menjadi teladan dengan mematuhi jam kerja tersebut hingga memasuki idul fitri, jangan melanggar. Sehingga aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu, berjalan seperti biasa. Karenanya, BKD harus selalu memantau kehadiran ASN tiap OPD agar ada evaluasi intens apapun bentuknya,” tandasnya sekretaris fraksi Golkar itu saat dihubungi MimbarRakyatNews.com, Selasa (22/5/2018).

Terhadap hal itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Ambon, Benny Selanno mengungkapkan, meskipun di bulan puasa tetapi ASN di lingkup Pemkot Ambon harus tetap solid sesuai aturan jam kerja. Dimana aturan jam kerja selama Ramadhan sudah tercantum di dalam Peraturan Menteri (Permen). Sehingga ASN tidak boleh malas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Aturan jam kerja ASN untuk melayani masyarakat di saat bulan puasa yaitu masuk kantor pada pukul 08.00WIT dan pulang pukul 15.00WIT, berbeda dengan hari Jumat diberikan waktu sampai 15.30 WIT.

Aturan ini dibuat agar ASN yang beragama muslim mempunyai waktu untuk beristirahat dan dapat menjalankan puasanya dengan baik dan benar,” tukas Selanno kepada media di Balaikota Ambon.

Selanno mengakui, dari data dan pantauan selama kurang lebih lima hari ini menjalani bulan puasa dengan penyesuaian waktu, belum ada kedapatan ASN yang melanggar aturan tersebut diatas. Manakala, para ASN diharapkan dapat memanfaatkan dan membagi waktu sebaik-baiknya. Yakni waktu kerja di kantor tetap optimal, di pihak lain ada waktu bersama keluarga ketika menjelang berbuka puasa.

“Untuk itu kita selalu kontrol, disesuaikan dengan kondisi hujan dan bulan puasa, karena sebagai manusia kita juga harus berpikir positif dalam segala hal. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dan menciptakan efisiensi dan produktivitas waktu yang digunakan selama bulan Ramadhan,” tukas Selanno. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed