by

Penambahan Lagi RS Lapangan Tergantung Ketersediaan Nakes

AMBON,MRNews.com,- Penambahan lagi rumah sakit (RS) lapangan di Kota Ambon untuk perawatan terpusat bagi pasien terpapar Covid-19 bisa dilakukan namun sangat tergantung dari ketersediaan tenaga kesehatan (Nakes).

Diketahui, saat ini di Kota Ambon oleh pemerintah kota (Pemkot) melalui satuan tugas (Satgas) Covid-19 telah menyediakan tiga RS lapangan yaitu hotel Wijaya, Guest House HI dan hotel Everbright yang seluruhnya telah terisi pasien Covid-19.

“Kita mau tambah saja RS lapang untuk mengakomodir pasien, tetapi kita harus memperhintungan juga dengan tenaga medisnya,” ujar Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada awak media di Ambon, Senin (12/7/2021).

Bagi Louhenapessy, penambahan tempat isolasi terpusat berupa RS lapangan tidak semudah yang dibayangkan. Karena harus dipikirkan matang-matang terhadap berbagai hal selain ketersediaan tenaga kesehatan.

Tetapi juga mekanisme standar operasionalnya itu yang betul-betul harus diperketat, tidak boleh sembarangan.

“Jadi setelah misalnya ada orang terkonfirmasi, Puskesmas akan tentukan dan evaluasi kira-kira mana yang isolasi terpadu, terpusat ataukah isolasi mandiri (Isoman) cukup,” tandas Louhenapessy.

Dijelaskan, bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Ambon yang dianggap paling parah, maka akan diisolasi secara terpusat untuk proses penyembuhan.

Tetapi untuk pasien yang terbilang tidak terlalu parah bisa diisolasi secara mandiri dirumah masing-masing. Tapi akan selalu dipantau tenaga kesehatan.

“Yang betul-betul kita kosentrasi kepada yang terpusat itu mereka yang betul-betul butuh perhatian karena sudah parah. Kalau kondisi kesehatan bagaimana maka kita alihkan ke RS,” terang politisi kawakan partai Golkar itu.

Untuk menilai siapa yang harus isolasi terpusat atau tidak akan dicek dari tenaga kesehatan yang bertugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed