“Diinstruksikan” DPP, Litaay Siap Berjibaku di Pileg Dengan LW Cs

AMBON, MRNews.com,- Almarhum Alexander Litaay (Alex) adalah tokoh bangsa dan pendiri PDI Perjuangan. Karenanya, sebagai penghormatan atas jasa besar dan pengabdiannya bagi partai, maka DPP PDI Perjuangan mengirim/menugaskan anak tertua Alex Litaay, Natashya Litaay untuk maju dan bertarung pada perhelatan pemilihan legislatif (Pileg) 2019 sebagai Bacaleg di DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Ambon.

“Kabarnya dia (Tasya Litaay-red) ditugaskan khusus dari DPP untuk masuk caleg di Provinsi Maluku dapil Kota Ambon,” tandas sumber di internal PDI Perjuangan Maluku kepada media ini di Ambon, Senin (23/7/2018).

Terlepas dari kabar itu, menurut politisi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kota Ambon, Leonora Far-far, Tasya Litaay punya keinginan sendiri untuk maju dan mengabdi bagi rakyat Maluku, Kota Ambon sebagaimana  perjalanan dan dedikasi almarhum ayahnya juga di dunia politik.

“Dia punya keinginan sendiri untuk maju karena niat pengabdian dan melayani.  Soal internal PDIP di Maluku mensupport penuh Tasya, beta juga belum tahu,” terang Far-far di Ambon, Senin (23/7/2018).

Untuk diketahui, Natashya Litaay adalah anak tertua dari tiga bersaudara, yang mewarisi jiwa politisi sang ayah dan berniat mengikutinya untuk menyuarakan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Maluku.  Bahkan dirinya pernah maju bertarung sebagai calon legislatif pada Pileg 2009-2014 di Dapil DKI Jakarta 6, tetapi tidak memperoleh suara signifikan. Dirinya bahkan mengaku kagum dengan sang ayah, yang dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kroasia, sejak tanggal 13 Januari 2016.

Dia mengaku tidak diberi amanat atau pesan khusus dari sang ayah yang meninggal dunia karena sakit dalam tugasnya di Zagreb, Kroasia pada 26 Juni 2016. Namun, jika dipercaya masyarakat, dirinya mengaku perjuangannya akan “concern” untuk memberdayakan kaum perempuan serta sektor pendidikan sebagai basis utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Maluku di masa mendatang.

“Semangat juang serta perhatian ayah untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat dan kemajuan daerah yang mendorong saya mengikuti jejaknya kini, sekaligus pulang kampung ke Ambon berjuang membangun daerah. Saya sadar perjuangan untuk lolos ke DPRD dari PDI Perjuangan tidaklah mudah dan mulus karena harus bertarung melawan senior-senior partai yang merupakan rekan sekerja ayah dalam meraup suara sebanyak-banyaknya. Tetapi tetap optimis dan bekerja terus,” beber Tasya.

Calon lawan tanding Tasya Litaay di Dapil Kota Ambon ke DPRD Maluku diantaranya Lucky Wattimury (incumbent, sekretaris DPD PDIP Maluku), Reinhard Toumahuw (incumbent), Thobyhend Sahureka (mantan anggota DPRD), Robby Tutuhatunewa (akademisi UKIM) dan Paulus Kastanya (mantan calon walikota Ambon 2 kali). (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *