Ebet, Latuconsina dan Rumra Unggul di Tual

AMBON,MRNews.com,- Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat KPU Provinsi Maluku untuk Kota Tual, Sabtu (11/5/19) pagi menunjukkan, untuk DPR-RI incumbent dari partai Golkar nomor urut 1, Edison Betaubun (Ebet) unggul dengan perolehan 2861 suara dan partai 344 suara, dengan akumulasi suara partai dan calon di Golkar mencapai 4.172 suara. Sayang, untuk akumulasi suara partai dan calon, PKS jawara karena kantongi 5.621 suara. Pasalnya keempat calon yang diusung partai ini, memiliki suara merata.

Berada dibawah Betaubun, ada politisi Hanura Gerry Habel Hukubun yang memiliki 2.642 suara, partai 308 suara dengan akumulasi sebesar 3.563 suara. Di posisi ketiga terdapat srikandi PDI Perjuangan, Mercy Barends dengan 2.192 suara dan akumulasi partai-calon 4.068 suara. Suara sah mencapai 34.391 suara dan tidak sah 2936, dengan total 37.327 suara.

Sementara pada tingkat DPD-RI, incumbent nomor urut 22, Anna Latuconsina memenangi kontestasi dari lawan-lawannya karena kantongi 6.637 suara. Menyusul Ana ialah calon nomor urut 45 Nono Sampono dengan 3.572 suara, Hendrik Koedoeboen, calon nomor urut 31 yang menggondol 3.189 suara dan calon nomor 35, Joseph Sikteubun 2040 suara. Adapun total suara yang digunakan di tingkat ini mencapai 37.298 suara dari suara sah 34.228 dan tidak sah 3070.

Untuk tingkat Presiden-Wakil Presiden, dimenangi nomor urut 1 Jokowi-Maruf Amin dengan 18.910, sementara Prabowo-Sandi meraih 17.945 suara. Total suara sah-tidak sah di tingkat ini sebanyak 37.426 suara.

Sedangkan politisi PKS nomor urut 2 yang juga incumbent, Amir Rumra menang mutlak di tingkat DPRD Provinsi dengan 3.188 suara dan akumulasi partai-calon mencapai 4.678 suara sekaligus menjadi pemenang di dapil Maluku VI. Diikuti politisi NasDem, Teddy Welerubun 1.853 suara, akumulasi partai-calon 4.172 suara dan Melkisedek Rumteh dari partai Perindo dengan 1.146 suara. Total suara sah-tidak sah di tingkat ini sebanyak 37.383 suara.

Menariknya, pantauan media ini saat pleno KPU Maluku yang dipimpin ketua KPU Syamsul Rifan Kubangun didampingi empat komisioner dan dihadiri tiga komisioner Bawaslu Maluku dan saksi peserta Pemilu, mendapat hujan interupsi dari sejumlah saksi ketika KPU Kota Tual membacakan hasil pleno rekapitulasi tingkat kota, karena ada selisih atau perbedaan total suara sah-tidak sah pada tingkat Presiden, DPR,DPD dan DPRD provinsi. Padahal mestinya harus sama. Pleno pun diskors untuk sinkronisasi data itu dan rencananya akan lanjut malam ini. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *