by

Selesai, RL Dukung, RU Dipastikan Aklamasi

-Politik-339 views

AMBON,MRNews.com,- Jalan Ramly Umasugi (RU) menuju singgasana Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku pengganti Said Assagaff nampaknya bakal berakhir mulus. Sebab, seluruh DPD II Golkar Maluku yang memiliki hak suara di Musda telah memberikan dukungan penuh secara tertulis.

Terkini, sehari menjelang pelaksanaan Musyawaraha Daerah (Musda) X, DPD Golkar Kota Ambon pimpinan Richard Louhenapessy (RL) resmi menyerahkan dukungan kepada RU memimpin partai berlambang pohon beringin lima tahun kedepan. Dukungan diteken RL dan sekretaris DPD Kota Ambon Max Siahay, Kamis (6/3).

Siahay sendiri lah yang langsung serahkan “surat sakti” itu kepada Ramly di The Natsepa Hotel Resort and Confrence Suli-Maluku Tengah, malam ini sekira pukul 22.00 Wit. Disaksikan sejumlah pengurus DPD Golkar Maluku dan beberapa ketua DPD II Golkar yang sudah mendukung sebelumnya.

Dalam isi surat dukungan itu, menegaskan tiga poin yang intinya mendukung, mencalonkan dan memilih Ramly Umasugi sebagai ketua DPD Partai Golkar provinsi Maluku masa bakti 2020-2025, serta surat dukungan tidak dapat dibatalkan atau dicabut tanpa sepengetahuan dan persetujuan Ramly Umasugi.

Maka bisa dipastikan Musda besok yang akan dibuka wakil ketua umum Azis Syamsudin hanya menjadi formalitas untuk mengkukuhkan RU yang 99,9 persen bakal terpilih secara aklamasi. Sebab 30 persen atau 50+1 pemilik suara Musda sebagaimana prasyarat dukungan sudah dipegang Bupati Buru itu.

Dengan demikian, spekulasi yang beredar di publik RL yang juga Walikota Ambon akan maju berkontestasi di Musda melawan RU terbantahkan. Alasannya sering ditegaskan ulang-ulang kepada media, tidak ingin bertarung di Musda. Hanya demi menjaga soliditas partai agar tidak terjadi perpecahan.

Dan selaku senior partai, ingin menjadi penyokong bagi kader partai yang ingin mengabdikan diri. Tetapi, akan menghormati bila ada penugasan DPP lewat ketua umum yang memandang urgensi bagi penyelamatan partai. Namun situasi nampaknya sudah berada dipuncak klimaks.

“Pa Ris (RL) selalu tegaskan, kalau penugasan DPP yes. Tapi kalau mau turun bertanding beliau tidak mau. Alasannya sederhana, demi menjaga kesolidan dan soliditas partai. Agar Golkar tetap satu. Kalau pa Ramly mau maju yah sudah, kita dukung dan sudah diberikan,” sebut Siahay kepada media ini saat dihubungi via seluler, Jumat (6/3/2020).

Pihaknya kata Siahay, sudah membaca tanda-tanda zaman aliran kuat pemilik suara dominan ke RU. Sehingga keputusan diberikan. “Bisa dipastikan aklamasi bagi pa Ramly, tidak ada calon lain. Kita putuskan sikap itu lewat rapat pleno dan disetujui pa Ris, sebab memang harus bersikap, tidak ada waktu,” jelasnya.

Menariknya, atas apresiasi sikap RL yang mengedepankan soliditas partai itu dengan tidak maju bertanding, RU menawarkan posisi Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Maluku kepada mantan Ketua DPRD Maluku.

“Malah pa Ramly tadi minta pa Ris kalau bisa nanti jadi ketua Dewan Pertimbangan (Wantim). Ganti pa Bib (Said Assagaff) yang sudah berdomisili di Makassar. Soal tawaran ini, akan disampaikan ke pa Ris,” beber Siahay.

Umasugi turut membenarkan dukungan DPD Golkar Kota Ambon. “Iya, benar bro (dukungan diberikan),” singkatnya via pesan WhatsApp. “Dengan begitu, perjuangan berakhir. Aklamasi,” sambung mantan ketua DPRD Buru.

Mengenai info ditawarkannya jabatan ketua Wantim DPD Golkar Maluku kepada RL, RU mengaku hanya bertukar pikiran dengan pemberi dukungan selaku Sekretaris DPD Golkar Kota Ambon Max Siahay. “Kita share saja,” singkatnya.

Ketua panitia Musda X Golkar Maluku Fredek Rahakbauw mengaku, kemungkinan aklamasi sangat terbuka jika dilihat dari dukungan yang diberikan pemilik hak suara. “Tidak bisa dihindarkan karena aklamasi juga bagian dari proses berdemokrasi. Kalau pemilik suara Musda mendukung penuh siapapun baik pa Ramly atau lainnya, nanti forum Musda yang putuskan,” ingatnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed