by

Murad Bantah Kunjungan ke Daerah Terkait Kepentingan Politik

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku Murad Ismail gencar melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Maluku dalam beberapa waktu terakhir sambil memboyong hampir seluruh pimpinan OPD termasuk pada empat (4) Kabupaten yang menggelar Pilkada 2020.

Namun, ketua DPD PDI Perjuangan Maluku itu membantah bahwa kunjungan ke daerah berhubungan dengan politik. Sebab semuanya dilakukan semata-mata untuk menuntaskan janji-janji politik dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu sekaligus mengingatkan netralitas ASN.

“Saya selalu mengutamakan netralitas ASN. Dalam himbauan saya, ASN jangan sampai terlibat dalam politik praktis. Semua arahan yang saya berikan tidak ada sama sekali yang berhubungan dengan politik,” ungkap Gubernur kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Rabu (2/12).

Dalam setiap pertemuan saat kunjungan di Kabupaten/Kota, diakui mantan Kapolda Maluku, pihaknya juga melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) setempat, agar tidak ada kecurigaan lain yang berkaitan Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

“Saya datang ke daerah-daerah, cuma membantu daerah, dan disitu ada Bawaslu dan KPU. Saya katakan kepada mereka, bapak tolong perhatikan omongan saya dan amanat saya. Apa yang saya lakukan, tidak ada kaitan sama urusan politik,” tegasnya.

Murad menegaskan, kunjungan ke beberapa Kabupaten/Kota bertujuan menuntaskan janji-janjinya, dalam kampanye di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu.

“Janji-janji politik yang dipaparkan ketika kampanye Pilgub 2018 lalu perlu direalisasikan dengan cara turun langsung ke daerah-daerah untuk membantu segala jenis persoalan disana,” beber mantan Dankor Brimob Polri itu.

Seperti ketika ke Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menurut Murad, pihaknya serahkan bantuan dalam bentuk pekerjaaan seperti sekolah dan lain sebagainya, senilai Rp 326 Miliar. Hal itu tentu sangat membuat pihak Kabupaten MBD merasa senang dan terbantu.

“Bantuan itu, membuat mereka senang sekali. Begitu juga di Kabupaten/Kota lain sebelumnya. Bahkan setiap melakukan kunjungan di Kabupaten/Kota, selalu saya himbau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu utamakan netralitas di Pilkada,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed