by

Intoleransi Merebak, Ambon Bakal “Tebar” Pesan Damai untuk Indonesia

AMBON,MRNews.com,- Intoleransi mulai coba “ditiup” sekelompok orang pada berbagai wilayah di Indonesia. Karenanya, sebagai salah satu kota dengan tingkat kerukunan umat beragama paling tinggi di Indonesia, Kota Ambon bakal menebar pesan damai kepada seantero tanah air.

Hal itu akan terwujud melalui silaturahmi dan dialog lintas tokoh-tokoh agama yang digagas pemerintah kota (Pemkot) Ambon dan mendapat dukungan penuh Kementerian Agama (Kemenag) RI yang direncanakan Selasa (8/12) mendatang secara virtual.

“Silaturahmi dan dialog lintas tokoh agama final dilaksanakan Selasa 8 Desember, sebab tanggal 9 libur nasional Pilkada serentak.
Alhamdulillah, pak menteri Agama siap mendukung, membuka acara dan hadir sebagai pembicara. Juga lewat dukungan pa Walikota, beberapa tokoh agama sudah siap menjadi narasumber,” tandas Plt Kabag Kesra Pemkot Ambon Fenly Masawoy.

Dikatakan Fenly, ada tujuh pembicara pada dialog yang akan berlangsung panel yaitu tokoh agama Islam imam besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar, tokoh agama Kristen Protestan dari unsur Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Sekretaris umum Pendeta Jacky Manuputty,
tokoh agama Katolik ketua komisi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Tri Harsono mewakili ketua KWI.

Selanjutnya, tokoh masyarakat Maluku yang juga Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri dari unsur keamanan. Kemudian Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Menteri Agama Fahrul Razi yang membuka dan memberi arahan awal. Dr Abidin Wakanno akan menjadi moderator dialog.

“Kegiatan itu diharapkan dihadiri seluruh tokoh-tokoh agama, para pendeta, imam masjid, ketua-ketua majelis, pemuka agama Budha (Walubi), Hindu (PHDI), tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, angkatan muda, remaja Masjid. Termasuk partisipasi perguruan tinggi agama bahkan nasional,” jelasnya.

Harapan itu kata dia, jadi momentum pas. Apalagi dengan tema sangat menarik sesuai konteks saat ini yaitu pesan damai dari Ambon untuk Indonesia. Dimana banyak isu intoleransi mulai dihembuskan kelompok- kelompok tertentu.

Seiring sub tema peran, tanggungjawab dan tantangan tokoh-tokoh agama ditengah kondisi ini bagaimana peran mereka dalam menjaga kerukunan.

“Kota Ambon salah satu kota dengan tingkat kerukunan tertinggi di Indonesia, sehingga wadah-wadah seperti ini jadi kebutuhan, bukan sekedar slogan tapi harus terus dipelihara, dibangun. Sebab semenjak Covid-19, kita punya dialog atau pertemuan lintas tokoh agama sangat minim,” urainya.

Sehingga momentum ini lanjut mantan Pj Raja Batumerah, upaya merangkul para tokoh agama untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga kerukunan antar umat beragama terutama mendukung upaya penanganan Covid-19 di Kota Ambon dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru.

“Pada kegiatan ini, panitia siapkan doorprize bagi peserta yang menjadi penanya terbaik. Selain itu peserta juga bisa mengirim pesan damai baik lewat zoom meeting, live streaming Facebook Tabea dan YouTube Pemkot. Pesan-pesan yang menarik akan kita berikan voucher pulsa diakhir acara,” beber Masawoy. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed