AMBON,MRNews.com,- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua mengajak semua umat dan kekuatan masyarakat Maluku, bukan saja umat Katolik tetapi juga Islam, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu untuk bertekad, turut bekerjasama dalam rangka mensukseskan pesta paduan suara gerejani (Pesparani) nasional I di Kota Ambon pada bulan Oktober 2018 mendatang.
“Bukan saja panitia, tetapi semua kekuatan masyarakat Maluku baik Islam, Kristen Protestan, Hindu, Budha, Konghucu, harus terus bekerjasama sukseskan Pesparani I di kota Ambon dengan baik. Kalau tahun 2012, MTQ kita laksanakan dengan baik dan mendapat pujian dari Pempus, kemudian di 2015, Pesparawi Nasional ke XI kita jadi tuan rumah dan laksanakan dengan baik, maka mudah-mudahan dan kita harapkan, yakin sungguh Pesparani akan juga berhasil. Karena semua agama dan pemerintah sudah bertekad sukseskan event ini,” ujar Sahuburua sebelum melaunching Pesparani nasional I di Gedung Teater Taman Budaya Karang Panjang, Sabtu (9/6/2018) malam.
Sehingga kata Sahuburua yang juga Ketua Umum Panitia Daerah Pesparani, kalau Maluku nanti akan dijadikan laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia dan sekaligus menjadi pembinaan dan kerukunan umat beragama di dunia, pembuktiannya lewat suksesnya Pesparani tersebut. Dalam harapan, supaya semua orang ketika bicara tentang perdamaian, harus datang ke Maluku. Karena modal sosial orang Maluku masih sangat kuat dengan persaudaraan dan kebersamaannya.
“Lihat saja, semua orang datang, tua-muda, beramai-ramai untuk mengikuti launching Pesparani. Kalau permulaan yang baik seperti ini, biasanya saya anggap sebagaian dari kesuksesan. Tetapi satu hal, persatuan dan kesatuan kita jaga, persaudaraan kita terus eratkan dan kebersamaan kita junjung. Maka yang dikatakan, kita datang dari berbagai latar belakang berbeda-beda, Utara, Selatan, Timur dan Barat, Islam, Kristen, Hindu, Budha tetapi kita satu Indonesia. Apalagi panitia semua agam terlibat, ini cerminan persatuan dan persaudaraan,” beber Sahuburua.
Oleh sebab itu, terlepas dari ketua panitia namun selaku pimpinan daerah, diakui Sahuburua dirinya percaya dan yakin sungguh bahwa Pesparani nasional I nanti akan berhasil. Sebab partisipasi semakin terasa. Dimana dalam launching ini, anak-anak muda yang tergabung dalam paduan suara, bernyanyi dengan baik, melantunkan lagu luar biasa, sehingga sadar dalam kekaguman bahwa potensi luar biasa besar. Sehingga, yang disebut dengan tri sukses yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses pertanggungjawaban akan mampu diwujudkan pada bulan Oktober nanti.
Sementara itu, Wakil Ketua I Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN), Romo Agus Ulahayanan, menjelaskan, tema atau tagline Pesparani Dari Maluku Untuk Indonesia, menggambarkan ada kekhususan Maluku lewat event ini yang harus Indonesia lihat dan belajar yaitu persaudaraan dan toleransi. Dan diyakini pasti akan sukses dengan segala persiapan yang mantap dilakukan, tercermin dari launching ini.
“Perlombaan dalam Pesparani nanti ada enam (6) kategori, yakni lomba bernyanyi mazmur terbagi tiga kategori, cerdas cermat rohani terbagi dalam dua kategori dan lomba renungan Biblis satu kategori.
Selain itu, akan diperkaya dengan kegiatan pendukung lainnya, yakni defile peserta, pemetasan seni dan budaya daerah masing-masing, rupa-rupa produk ekonomi lokal serta seminar,” tutup Seketaris ekesekutif komisi hubungan agama dan kepercayaan konferensi wali Gereja Indonesia (KWI) itu. (MR-05)
