AMBON,MRNews.com,- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan Kepala Puskesmas yang ada di masing-masing daerah, diminta mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah masing-masing. Demikian ditegaskan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Setda Maluku, Zulkifli Anwar mewakili Gubernur Maluku pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang dipusatkan di Istana Mini, Banda Neira, Senin (12/11).
Menurut Moeloek, puskesmas dan tenaga kesehatan, harus mengambil peran, mencerdaskan masyarakat untuk hidup sehat, dengan aktif dan terus melakukan upaya promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Apalagi, saat ini, alokasi anggaran di bidang kesehatan yang disiapkan pemerintah cukup besar, sehingga besar juga harapan masalah kesehatan terselesaikan dengan baik. Permasalahan kesehatan yang masih dihadapi dan menjadi tantangan yaitu, tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular. “Ini harus segera diselesaikan, jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup, saat ini dan masa yang akan datang,” ungkap Moeloek.
Moeloek juga menyampaikan berbagai keberhasilan di bidang kesehatan, salah satunya program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS yang diprakarsai Presiden RI telah menjadi suatu gerakan nasional, yang tertuang dalam Inpres No.1 Tahun 2017 tentang Germas. Pemerintah juga dalam kaitan peran untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan yaitu, melalui perlindungan finansial, telah dibayarkan iuran bagi Penerima Bantuan Iuran (PIB), yakni 87,8 juta jiwa, dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 92,3 juta jiwa.
Adapun fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dari 19.969 tahun 2015, meningkat menjadi 21.763 pada 2017. Untuk fasilitas tingkat lanjutan juga mengalami peningkatan dari 1.847 faskes pada 2015 menjadi 2.292 tahun 2017. Sementara itu, pemenuhan sumber daya manusia kesehatan untuk memenuhi akses pelayanan kesehatan khususnya di daerah-daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan (DTPK) hingga tahun 2017, pemerintah telah menempatkan 6.316 tenaga kesehatan melalui Nusantara Sehat (NS), Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) serta penugasan khusus calon dokter spesialis.
“Pemerintah tahun 2017 guna meningkatkan mutu layanan, telah sediakan sarana dan prasarana fasilitas tingkat pertama sebanyak 375 rehabilitasi Puskesmas, 35 pembangunan gedung, 750 pembangunan baru Puskesmas, 34 unit Puskesmas keliling perairan, 537 unit Puskesmas keliling roda empat dan 2.525 peningkatan sarana prasarana Puskesmas serta 10.437 penyediaan alat kesehatan di Puskesmas. Juga untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan telah ada 104 RS rujukan regional, 20 RS rujukan provinsi, 4 RS nasional dan 408 RSUD lainnya,” bebernya.
Sedangkan capaian program HIV/AIDS, kata Moeloek melalui upaya terobosan temukan, obati. Pertahankan pengobatan ARV (TOP), sampai tahun 2017, telah diberikan ARV sebanyak 87.031 orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sementara upaya pengendalian TBC, lewat inovasi temukan, obati sampai sembuh atau TOSS, dengan menerapkan integrasi kegiatan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK), diperoleh success rate, minimal 85 persen sampai 2017 di 307 Kabupaten/Kota. “Untuk proporsi status gizi sangat pendek dan pendek pada Balita juga mengalami penurunan dari 37,2% pada 2013, menjadi 30,8% di tahun 2018,” tandas Moeloek.
Berkaitan peringatan HKN ke-54, Menkes mengajak seluruh insan kesehatan, baik di jajaran kementerian maupun daerah, agar menjadikan peringatan HKN sebagai momentum merefleksikan kembali, sejauhmana keberhasilan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan, serta sejauhmana keberhasilan sektor kesehatan. “Mari kobarkan semangat melayani, menggerakan, mampu menangkap aspirasi masyarakat, memandirikan dan memberdayakan masyarakat dalam pencapaian derajat kesehatan setinggi-tingginya, dimulai dari diri masing-masing,” imbaunya.
Pada kesenpatan itu, Zulkifli yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikyal Pontoh menyerahkan piagam penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan tahun 2018 dan piala lomba kelompok asuhan mandiri di Banda Neira (MR-02/IH)












Comment