by

Maail & Gaspersz Defenitif, Tersisa Kadis PRKP, PUPR, Dishub & Kesbangpol

AMBON,MRNews.com,- Pelantikan pejabat tinggi pratama dilingkungan pemerintah kota (Pemkot) kembali dilakukan Walikota Ambon Richard Louhenapessy usai beberapa waktu lalu empat pejabat eselon II hasil assesment dan eselon III, IV telah diambil sumpah lebih dahulu.

Kali ini giliran Febby Maail dan Apriesz Gaspersz yang jabatannya defenitif sebagai Kepala Dinas Perikanan serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setelah sebelumnya keduanya Plt.

Dengan begitu, tersisa empat (4) pejabat lagi yang masih belum defenitif yaitu Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Pelantikan dilakukan tertutup di ruang kerja Walikota, Jumat (16/4) dihadiri Wakil Walikota Syarif Hadler dan Sekretaris Kota (Sekkot) A.G Latuheru.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon Benny Selanno akui, selain Maail dan Gaspersz, Walikota turut melantik tiga pejabat administrator eselon III dari dinas pendidikan, dinas perikanan dan BPKAD serta empat pejabat pengawas eselon IV.

“Tidak masalah pelantikan di ruang kerjanya pa Walikota. Ini kan kantor, mau dilantai satu, dua atau lantai tiga tidak ada masalah. Toh semua yang dilantik memenuhi syarat,” tandasnya menjawab pelantikan tertutup itu.

Mengenai empat jabatan eselon II yang masih tersisa, Selanno tegaskan nama-nama sudah dikantongi dan tinggal menunggu waktunya nanti dilantik. Sebab semua memenuhi syarat dan telah direkomendasi oleh komisi aparatur sipil negara (KASN).

“Hasil seleksi telah dilakukan dan mendapat rekomendasi KASN. Jadi tidak bisa pejabat yang tes di keuangan, ditempatkan di Dishub. Siapa yang seleksi disitu, dia yang ditempatkan disitu sesuai pertimbangan pa Walikota dan Wakil. Bahkan jabatan yang dilelang tidak bisa diisi orang yang tidak ikut lelang,” ujarnya.

Disinggung soal rekomendasi KASN tahun 2018 lalu untuk aktifkan lagi beberapa pejabat yang masih dinon-jobkan ke jabatan semula, Selanno akui sebagian besar telah dikembalikan ke posisinya.

“Kita sudah kembalikan kan? Kuncinya masuk kantor. Beberapa yang dinon-jobkan sudah dikembalikan dieselon empat bahkan pak Walikota naikan ke eselon tiga. Tapi ada jabatan kosong yang bisa dipertimbangkan pa Walikota sebagai pejabat pembina kepegawaian untuk ditempatkan disitu,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed