AMBON,MRNews.com,- Sembilan fraksi dalam kata akhirnya yang dibacakan tiap juru bicara (Jubir) menyetujui dan menerima. Sidang paripurna ke-7 DPRD Kota Ambon tahun sidang 2019, Rabu (4/9/19) pun akhirnya menetapkan enam (6) rancangan peraturan daerah (Ranperda) yakni pertama tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2019.
Kedua; tentang rancangan umum penanaman modal tahun 2019-2025, Ketiga; tentang retribusi perpanjangan izin memperkerjakan tenaga kerja asing (TKA), keempat; tentang pengelolaan barang milik daerah pemerintah kota Ambon, kelima; tentang retribusi kota Ambon dan keenam; tentang kawasan tanpa rokok (KTR).
Untuk APBD Perubahan kota Ambon tahun 2019, pendapatan daerah diproyeksikan Rp 1.291.975.026.534 naik Rp 33.752.743.345 atau 2,68 persen dari yang dianggarkan sebelumnya. Merupakan sumbangan dari PAD Rp 184 miliar lebih, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 209 miliar lebih yang dianggarkan sebelumnya Rp 177 miliar lebih mengalami kenaikan Rp 32 miliar lebih atau 18,14 persen. Sementara sisi belanja diproyeksikan Rp 1.307.594.792.810 meningkat Rp 8 miliar lebih atau 0,63 persen dari anggaran sebelumnya.
“Dari total belanja Rp 1,3 triliun lebih bila dibandingkan dengan pendapatan Rp 1,2 triliun lebih maka terdapat defisit Rp 15 miliar lebih yang telah ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp 15 miliar lebih. Sehingga terdapat keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah pada rancangan perubahan APBD kota Ambon,” beber ketua DPRD kota Ambon James Maatita usai memimpin rapat kepada awak media.
Walikota Ambon Richard Louhenapessy pada kesempatan itu berharap, setelah 6 Perda ini ditetapkan dan berlaku efektif akan dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi pelaksanaan pembangunan di kota Ambon dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kota Ambon seluruhnya. Sayang, paripurna tersebut tidak dihadiri 34 anggota DPRD.
Pantauan media ini, mereka yang tidak hadir tiga anggota dari fraksi PDI Perjuangan, tiga anggota fraksi Golkar, dua anggota fraksi Hanura, satu anggota fraksi PPP, satu anggota fraksi keadilan nasional, satu anggota fraksi NasDem. (MR-02)











Comment