by

Dinsos “Pusing” Tangani Masalah Anak Jalanan & Gepeng

AMBON,MRNews.com,- Dinas sosial (Dinsos) kota Ambon mengakui pusing menangani permasalahan anak jalanan dan gelandangan pengemis (Gepeng) yang menjamur di kota Ambon beberapa waktu terakhir ini.

Pasalnya, tidak ada anggaran untuk membangun rumah singgah bagi mereka.

“Anggaran di 2021 memang tidak ada. Katong juga pusing bagaimana cara menangani mereka. Tahun lalu memang ada dana untuk itu, tapi bertepatan dengan pandemi covid-19 yang membuat harus refocusing anggaran dilakukan,” jelas Kadinsos Ambon Nurhajati Jasin kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (13/4).

Menurutnya, masalah anak jalanan dan Gepeng ini persoalan klasik setiap waktu, tak saja di kota Ambon. Karena dibeberapa kota besar seperti Jakarta pun tak luput dari menjamurnya Gepeng dan anak jalanan.

Meskipun tidak ada rumah singgah tapi kata Jasin, pihaknya selalu melakukan pembinaan terhadap Gepeng dan anak jalanan yang sifatnya terbatas. Sebab terhambat pada persoalan rumah singgah untuk menampung mereka agar terpusat disatu lokasi.

“Katong mau tampung dimana?. Dinas saja tidak ada kantor. Katong dinas cuma sewa rumah orang untuk jadi kantor. Sehingga memang kewalahan,” akui isteri Sekda Maluku itu.

Ditegaskan, untuk tahun 2021, dengan SIPD dinas sosial tidak ada yang bisa dimasukan untuk bantuan pembangunan rumah singgah bahkan sewa

“Beta sudah bilang, didalam katong punya SIPD tidak ada yang bisa katong cantol untuk tempat penampungan atau rumah singgah. Tidak ada. Nomenklaturnya ada, masing-masing kegiatan. Tapi untuk rumah singgah tidak ada untuk dimasukkan, soal penganggarannya,” tegasnya.

Pasalnya secara nasional, tidak seperti dulu yang bisa dipakai singgah saja untuk kabupaten/kota. Sebab mesti ada pembinaan dan lainnya.

“Makanya pa Walikota sudah panggil Bappekot untuk pelajari SIPD itu sehingga bisa dapat solusinya, bisa cantol dimana. Katong mau sediakan anggaran, tapi kalau sistemnya tidak ada, bagaimana. Semua anggaran harus masuk disistim,” demikian Jasin. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed