AMBON,MRNews.com,- Calon Gubernur Maluku nomor 1 yang juga Gubernur aktif, Said Assagaff mengajak semua masyarakat Maluku yang ada di 11 kabupaten/kota untuk pada waktunya saat pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Maluku, Rabu 27 Juni 2018, dapat beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak politiknya dengan mencoblos pilihannya sesuai hati nurani masing-masing.
Assagaff lantas menolak bila ada masyarakat yang golput alias tidak memilih, tanpa alasan tidak jelas. Pasalnya, ini momentum pesta demokrasi lima tahun sekali yang harus dirayakan, dinikmati dengan sukacita tanpa ada paksaan dan tekanan. Apalagi Pilkada ini pula bagian dari negara memberikan hak kepada warganya khusus di Maluku untuk menentukan pemimpinnya. Sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Mari, pada hari Rabu 27 Juni 2018, dari pukul 07.00-13.00 Wit, saya ajak semua masyarakat Maluku di 11 kabupaten/kota untuk partisipasi aktif dengan mendatangi TPS yang ada di wilayah masing-masing. Saling mengajak satu dengan lainnya, tidak boleh golput. Ini hak warga negara siapapun yang dijamin UU dan negara memberikan keleluasaan itu. Harus dimanfaatkan secara baik, untuk memilih pemimpin Maluku sesuai hati nurani,” ajak Assagaff saat diwawancarai di Ambon, Selasa (26/6/2018).
Assagaff pun menghimbau bagi masyarakat yang namanya tidak terdapat dalam DPT dan tidak mendapat surat undangan dari petugas penyelenggara TPS (KPPS), bisa mencoblos atau memilih dengan menggunakan KTP-elektronik (E-KTP) dan surat keterangan dari pihak terkait. Namun, baru akan terlayani pada jam 12.00-13.00 Wit, setelah warga penerima undangan dilayani lebih dahulu.
Assagaff yang juga maju di Pilkada Maluku ini berpasangan dengan Bupati Malra, Anderias Rentanubun juga berharap, kondusifitas keamanan di Maluku dapat terjamin. Tentu atas partisipasi aktif masyarakat bersama TNI/Polri menjaganya. Baik saat Pilkada maupun pasca Pilkada. Karena dengan daerah aman, menjadi langkah membangun Maluku secara lebih baik, bermartabat dan santun.
“Semua masyarakat haru menyalurkan hak pilihnya. Bagi yang tidak dapat undangan, bisa mencoblos dengan E-KTP, tapi baru akan terlayani petugas diatas jam 12 hingga TPS tutup. Diharapkan semua pihak dapat membantu aparat keamanan sehingga stabilitas keamanan di Maluku tetap kondusif pasca Pilkada dan seterusnya. Hindari bakalai, kumpul-kumpul, euforia berlebihan yang bisa menimbulkan gesekan, kedepankan semangat orang basudara. Kita. Saya berharap partisipasi masyarakat di Pilkada meningkat,” tegas Assagaff.
Selain Assagaff, Calon Wakil Gubernurnya, Anderias Rentanubun pun mengajak semua masyarakat di Maluku termasuk kabupaten Maluku Tenggara, agar saat waktu pemungutan suara atau pencoblosan, dapat menggunakan hak politiknya secara baik dan benar, dengan datang ke TPS dan memilih pemimpin yang tepat sesuai hati nurani masing-masing. Bukan atas dasar tekanan dan intimidasi.
“Saya berharap dan himbau semua masyarakat khususnya di Malra, mari gunakan hak politik yang telah dijamin negara lima tahun sekali itu secara baik dan benar. Datang ke TPS dan pilih pemimpin sesuai dengan hati nurani masing-masing. Bagi masyarakat yang sudah punya hak pilih tapi tidak mendapat surat undangan, bisa datang ke TPS, bawa E-KTP atau surat keterangan dari pihak terkait yang berwenang untuk memilih,” demikian Rentanubun yang juga Bupati Malra ini melalui sambungan selulernya, Selasa (26/6/2018). (MR-05)
