by

Zebra Cross Bakal Dimodifikasi Bak Tuts Piano

-Kota Ambon-322 views

AMBON,MRNews.com,- Zebra Cross yang ada di kota Ambon bakal didesain atau dimodifikasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) berbentuk seperti tuts piano. Langkah ini merupakan sebuah terobosan atau inovasi baru yang dilakukan Dishub selain memang membuat nuansa sedikit lebih berbeda dari umumnya, tetapi juga upaya mendukung Ambon sebagai kota musik dunia tahun 2019 ini. Hal itu diakui Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette kepada Mimbarrakyatnews.com di ruang kerjanya, Selasa (12/2/19).

“Dalam rangka dukungan terhadap Ambon sebagai kota musik dunia, Dishub memiliki salah satu kreasi. Dimana saya mau rubah bentuk zebra cross yang awalnya hanya biasa menjadi tuts piano. Karena memang warna zebra cross dan tuts piano yang mirip dengan hanya dua warna, hitam dan putih,” ujar Sapulette.

Kreasi untuk membuat zebra cross berbentuk tuts piano ini muncul kata Sapulette, semata-mata hanya karena dorongan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI untuk mengajak keterlibatan setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) dalam mensupport upaya yang sementara dilakukan pemerintah kota bersama Bekraf dalam rangka mewujudkan Ambon sebagai kota musik dunia. Dan Dishub memilih kreasi ini karena berkaitan dengan akses masyarakat di jalan raya.

Selain itu, dia menambahkan, langkah zebra cross berbentuk tuts piano juga ingin mengajak dan memberikan dorongan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan zebra cross sebagai tempat penyeberangan bagi pejalan kaki, bukan disembarangan, karena faktanya memang ada pejalan kaki tidak manfaatkan zebra cross. Tentu ini akan fatal bila terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Zebra cross berbentuk tuts piano ini, akan dilakukan di semua tempat yang ada zebra cross dan memang Dishub akan merubah semuanya. Soal waktu kapan kita mulai kerjakan, yang pasti nanti saya buat tahun ini. Segera mungkin lah. Tentu akan didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat sebagai pejalan kaki yang lebih banyak berakses di zebra cross, serta pengendara baik roda dua, tiga, empat dan seterusnya. Ini cara Dishub mendukung Ambon sebagai kota musik dunia tahun 2019,” beber mantan Sekdis PU Kota Ambon itu.

Selain kreativitas merubah zebra cross berbentuk tuts piano, ditambahkannya, Dishub juga membuat inovasi baru, dimana seluruh traffic light di Kota Ambon “disulap” dengan lantunan lagu-lagu bervariasi khas Maluku, Indonesia maupun mancanegara sesuai moment-nya, tak hanya berisi himbauan agar selalu membawa surat-surat dan kelengkapan berkendara saja. Langkah itu sudah dimulai sejak Desember 2018, bertepatan dengan Natal, pasca rapat bersama pimpinan daerah kota Ambon dan adanya dorongan Bekraf RI.

“Salah satu ciri kota musik dunia, ada sejumlah pembenahan. Pertama, traffic light, daripada diributkan dengan suara ajakan penuhi kelengkapan, persyaratan kendaraan berlalu lintas, lebih baik kita menghibur warga kota. Mumpung kota ini juga sedang getol berjuang menuju kota musik dunia. Misalnya Natal, lagu Natal seperti Jingle Bells, Santa Claus Is Coming to Town, itu awal. Lalu saat hari raya Imlek, diisi lagu-lagu mandarin. Sekarang ini sudah diganti lagi lagu terkait Valentine Day,” tutup Sapulette. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed