AMBON,MRNews.com,- Pedagang pasar Mardika dan sekitarnya nampaknya tak kapok-kapok jika diterbitkan oleh tim Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Sebab baru hitung jam ketika mereka ditertibkan, pedagang sudah “bandel” lagi kembali jualan di badan jalan dengan peralatan dagang seadanya. Padahal pantauan media ini di lapangan, Kamis (4/8),
masih ada beberapa petugas SatPol PP yang pantau dan patroli.
Kepala Dinas Perindag Kota Ambon Jhon Slarmanat katakan, terkait masalah itu, pihaknya dan tim tidak akan lepas tangan. Meski sebenarnya pemerintah sudah maksimal untuk lakukan penataan dan penertiban.
“Sebetulnya yang jualan di badan jalan itu mereka pedagang yang sudah punya tempat/lapak. Kita sudah arahkan tiga hari ini untuk mereka tempati lokasi itu. Tetapi yang namanya pedagang, mereka akan tertib saja ketika ada petugas,” terangnya di Balaikota, Kamis (4/8).
Sehingga ketika petugas tidak ada, sambungnya, pedagang akan masuk lagi ke badan jalan berjualan. Itu fakta yang tidak bisa terhindarkan, karena kembali lagi pada kesadaran masing-masing demi kebaikan kota ini.
“Untuk itu kita akan lebih tegas. Bahwa tiga hari ini masih persuasif, humanis dan terus himbau. Tapi kini kita sudah mulai tindak tegas, kita lakukan penyitaan. Petugas SatPol PP akan ambil dagangan mereka dan angkut di mobil,” jelasnya.
Termasuk pedagang yang tidak mengikuti program pemerintah untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban di kawasan pasar Mardika, Slarmanat mengaku, akan dipertimbangkan untuk ketika pasar baru jadi, penempatannya akan dievaluasi.
“Yang bandel-bandel itu yang kita akan pertimbangkan dan evaluasi masuk ke pasar baru ketika sudah selesai dibangun,” terang mantan Kabag Hukum Pemkot Ambon itu.
Apalagi katanya, semua pengurus asosiasi pedagang sangat mendukung proses penataan dan penertiban PKL ketika diundang rapat gabungan komisi II dan III sebelum penertiban dilakukan.
“Itu berarti bahwa ada oknum-oknum yang tidak inginkan atau ikuti apa yang menjadi komitmen bersama. Oknum pedagang ini yang akan kita evaluasi,” sebutnya.
Pasca besok empat hari waktu penertiban PKL selesai tambah Slarmanat, tentu ada pengawasan lanjutan. Dimana akan ada pendirian pos pemantau pedagang termasuk untuk normalisasi jalur lalu lintas.
“Semua dimaksudkan untuk menciptakan kondisi nyaman dan tertib di kawasan pasar dan terminal Mardika hingga Ongkoliong agar masyarakat dan pedagang sama-sama tenang dalam aktivitasnya,” pungkasnya. (MR-02)









Comment