by

Musda HIPMI “Diintervensi” Penguasa Maluku, Body Dipaksa Jadi Sekum Azis

AMBON,MRNews.com,- Dugaan aroma intervensi proses Musyawarah Daerah (Musda) XI BPD HIPMI Maluku yang dihelat hari ini oleh penguasa Maluku, sang Gubernur Murad Ismail tak hanya isapan jempol.

Sebab, informasi yang dihimpun media ini, rencana sekelompok orang untuk mendemo orang nomor satu itu di arena Musda Hotel Swisbell Hotel Ambon karena “ingin mengangkat” jagoannya Azis Tunny jadi Ketum HIPMI Maluku, batal.

Lantaran sang “penguasa” Maluku itu tak hadir dengan alasan sedang diluar Maluku dan mengirim wakilnya, Plh Sekretaris Daerah Maluku, Sadli Ie.

Kebenaran kabar “intervensi” itu pula sudah tercium saat pembukaan Musda, kala sudah terjadinya konsensus atau kesepakatan diantara kedua kandidat Caketum BPD HIPMI Maluku, Azis Tunny dan Body Mailuhu, di kamar hotel Ketum BPP HIPMI Mardani Maming.

Dimana, karena ada kepentingan penguasa, Body Mailuhu, Caketum nomor urut 2 “dipaksa” menjadi Sekretaris Umum. Sementara Azis, Caketum nomor urut 1 yang tak lain adalah orang dekat Gubernur Murad yang “ingin diangkat”, didaulat jadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku.

Informasi ini dipastikan benar. Sebab diakui sendiri salah satu pengurus HIPMI di arena Musda.

“Sudah selesai itu barang dari tadi malam (kemarin-red). Azis Ketum, Body jadi Sekum. Musda hanya formalitas,” tuturnya sembari minta namanya tak dipublish, Senin.

Padahal, dari data voters Musda yang didapat media ini khususnya dari BPC, Azis kalah jauh dari Body. Azis hanya kantongi 15 voters, sementara Body 30 voters dari total 45 voters. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed