by

Masih Sosialisasi, Besok Satgas Mulai Tindak Pelaku Usaha “Bandel”

AMBON,MRNews.com,- Sepekan ini, satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Ambon masih lakukan sosialisasi terhadap Instruksi Walikota Ambon nomor 2 tahun 2021 tentang pengetatan dan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mandiri skala mikro.

Akan tetapi, mulai besok, Kamis 8 Juli 2021, Satgas akan melakukan operasi Yustisi malam guna penindakan terhadap pelaku usaha yang masih bandel karena melanggar Instruksi Walikota tersebut, terutama berkaitan jam operasional tiap jenis usaha.

“Kita sementara Yustisi sambil sosialisasi Instruksi Walikota nomor 2 itu. Besok pagi kita sudah mulai penindakan semua, bapakah bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes) maupun pelaku usaha terkait jam operasi,” tandas koordinator bidang fasilitas umum Satgas Covid-19 kota Ambon Benny Selanno.

Penindakan juga sebutnya, akan berlaku bagi kuliner malam, bukan saja untuk pelaku usaha toko modern, restoran, warung makan, rumah kopi, bioskop, karaoke, cafe, pengemudi angkot hingga masyarakat.

“Semua katong sudah sosialisasi. Malam ini kita terfokus ke daerah Passo, Waiheru, Wayame sekitarnya. Sebab kawasan pusat kota hingga ke Kudamati, Benteng, OSM sudah selesai sosialisasi,” sebutnya kepada media ini di Ambon, Rabu (7/7).

Bahkan menurutnya, titik-titik usaha skala kecil dan besar yang sering bandel dalam pelaksanaan jam operasional pun sudah teridentifikasi Satgas.

“Baik usaha yang kecil maupun besar, sudah teridentifikasi semua. Tidak pandang bulu, akan kita tindak sesuai aturan jika mereka langgar aturan. Karena kondisi Covid-19 semakin parah, maka kita harus serius benar,” ungkapnya.

Dikatakan, tak saja Satgas Covid-19 kota melalui Satpol PP yang terlibat saat Yustisi, namun melibatkan personil TNI dan Polri serta CPNS Pemkot Ambon, seluruh ASN eselon III dan IV yang pimpin OPD-nya laki-laki.

“Kita sudah bagi tiga tim. Pimpinan OPD laki-laki akan bertugas di Yustisi malam. Pimpinan OPD perempuan nantinya dengan stafnya bertugas pagi dan sore. Malam itu kurang lebih ada 200 orang. Kita pastikan Yustisi selama dua pekan ini akan maksimal guna menekan penyebaran Covid-19, asal jangan cuacanya hujan, repot,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed