by

Lemah Pengawasan, Pekerjaan PT Sinar Mas Perkasa Sejati Asal-Asal

AMBON,MRNews.com.-. Pengerjaan jalan sepanjang 913 meter pada lokasi belakang Perumahan Pesona Alam Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau- Kota Ambon yang dikerjakan PT Sinar Mas Perkasa Sejati milik Handoyo dengan menggunakan dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastuktur (SMI) pada anggaran perubahan APBD 2020 sesuai fakta lapangan amburadul .

Ironisnya, jalan yang sudah selesai dikerjakan dan baru dibuka untuk dipakai telah rusak parah bahkan bagian atas jalan yang dihotmix ibarat ‘kue lapis ‘ bisa dikupas .

Anggota DPRD Maluku asal Partai Gerindra Alimudin Kolatlena menegaskan PT Sinar Mas Perkasa Sejati Mesti dievaluasi.

Pasalnya pekerjaan jalan belum dipakai sudah rusak parah sehingga mesti lagi dikerjakan ulang .

Dirinya menyayangkan kinerja perusahaan milik Handoyo yang hanya mengejar keuntungan namun tidak memperhatikan kualitas. Padahal semestinya pekerjaan jalan tersebut menjadi manfaat bagi masyarakat.

” Memang kurang pengawasan, mestinya pekerjaan jalan itu harus diawasi sehingga ada manfaatnya. Jangan hanya mengejar keuntungan namun tidak memperhatikan kualitas” sesal Kolatlena, Kamis (26/8).

Ditegaskannya, jika banyak pekerjaan dengan menggunakan Anggaran SMI asal jadi.

” Ini pekerjaan yang didepan mata , bagaimana yang jauh dari pandangan dan pengawasan” jelasnya.

Padahal anggaran SMI akan sangat bermanfaat bagi masyarakat jika dilakukan dengan baik dan benar .

Diketahui pengerjaan jalan Kecamatan Sirimau secara keseluruhan panjang jalan yang di bangun dengan besaran anggaran 4,8 miliar dengan total panjang 3116 meter terbagi pada Tujuh titik .

Dari sumber tepercaya di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku yang namanya tidak mau di sebutkan mengatakan, sebenarnya jalan tersebut baru di buka untuk dipakai . Sesuai konstruksi pelapisan jalan atau yang di sebut sirtu harus setebal 25-30 cm.

Dijelaskan dari video yang beredar aspal yang di gunakan adalah Hotmix, berarti ketebalan harus 3,5 cm, tapi terlihat tidak mencapai 1 cm. Kalau pun itu Lapen, harus ada lapisan yang kuat, seperti batu ukuran 5-10 cm, sesudah itu di gilas, kemudian di lapisi lagi dengan kerikil lalu di gilas kemudian di siram dengan aspal yang di bakar.

” Kuat dugaan jalan yang di kerjakan menggunakan aspal Laster kelas A (SS.A) tapi minimum tebal harus 1,5 cm, kalau Laster kelas B (SS.B) maka ketebalan mencapai 2 cm, kalau Lataston lapis aus (HRS-WC) maka ketebalan harus minimal 3 cm, ada juga Lataston lapis pondasi (HRS-BASE) tebal minimal 3,5 cm. dan juga yang lain ” ujar sumber . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed