by

Hindari PPKM Darurat, Partisipasi Masyarakat Dukung PPKM Mikro Sangat Penting

AMBON,MRNews.com,- Untuk menghindari kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat kepada Kota Ambon yang bisa turun dari pemerintah pusat karena tingginya kasus meninggal dan positif Covid-19, maka partisipasi masyarakat secara maksimal bagi jalannya PPKM mikro mandiri diperketat saat ini sangat penting.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy menegaskan, suksesnya PPKM mikro diperketat yang sesuai Instruksi Walikota nomor 3 tahun 2021 hingga 22 Juli nanti sangat tergantung partisipasi masyarakat, terutama dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19 melalui berbagai pembatasan aktifitas masyarakat.

“Tidak ada partisipasi masyarakat secara maksimal terhadap PPKM mikro yang sementara berjalan, maka bisa saja terjadi mungkin akan PPKM darurat,” ingatnya saat diwawancarai wartawan di Ambon, Senin (12/7).

Dikatakan Louhenapessy, pemerintah dan Satgas Covid-19 maupun masyarakat jelas tidak ingin ada PPKM darurat, sama seperti di Pulau Jawa dan Bali. Karena pasti aturannya sangat lebih ketat dibanding PPKM mikro dan ujungnya masyarakat kena dampak.

“Dan itu jika berlaku, maka yang lebih susah bukan kita saja, tetapi rakyat yang akan jauh lebih susah,” tandas politisi kawakan partai Golkar.

Sesuai evaluasi lima (5) hari jalannya PPKM mikro diperketat, diakuinya, kalau dilihat dari cara pengawasan dan penanganan yang dilakukan Satgas Pemkot bersama-sama TNI Polri, patut diberi apresiasi. Karena Satgas turun dan pengawasan sangat efektif baik pagi maupun sore.

Bahwa kemudian untuk penerapan aturan soal pelaku-pelaku usaha dan sebagainya yang wajib menyesuaikan dengan ketentuan pembatasan orang dan waktu, menurutnya, sudah berjalan baik, meski tidak dipungkiri masih terdapat kelemahan.

“Kalau ada satu dua yang masih luput dari pemantauan kita, saya rasa itu juga hal yang lumrah. Tapi secara overall hampir seluruhnya sudah taat dan disiplin dalam melakukan aturan PPKM mikro diperketat ini,” tandas mantan ketua DPRD Maluku.

Oleh karena itu, dirinya setiap saat tambah Louhenapessy, selalu mendorong seluruh Satgas Covid-19 kota untuk betul-betul kali ini menghimbau dan mengajak terus untuk membangun kesadaran masyarakat, taat aturan PPKM dan disiplin protokol kesehatan.

“Itu paling utama. Karena dalam situasi seperti begini, psikologi masyarakat harus kita perhitungkan. Jangan sampai kita keras, masyarakat lagi maka bisa jadi konflik kepentingan disitu, yang repotnya disitu,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed