Hermanto : Pengembangan Sektor Jasa Keuangan Harus Bebas Pungli

AMBON,MRnews.com- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku, Bambang Hermanto menyatakan, Pengembangan sektor jasa keuangan haruslah terbebas dari Pungutan Liar (Pungli). Demikian diungkapkan Kepala OJK Maluku, Bambang Hermanto saat acara talkshow yang digelar di Swisbell Hotel Ambon (8/02) dengan mengusung Tema Mengembangkan sektor Jasa Keuangan secara sehat dan bebas dari Pungli di Provinsi Maluku.

Kegiatan ini menghadirkan seluruh Sektor Jasa Keuangan di Maluku.

Hermanto menyatakan, perkembangan kegiatan usaha sektor jasa keuangan di Maluku yang semakin meningkat ini, mesti disertai dengan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Sehingga dapat membantu pemeritah dalam menekan ekonomi biaya tinggi yang dapat mengganggu tingkat efisiensi dan daya saing industri khususnya usaha produktif. Hal ini mendorong OJK Maluku menggandeng Tim Saber Pungli untuk memberikan pemahaman mengenai Pungli. Sehingga lembaga jasa keuangan yang ada dapat tumbuh berkembang secara sehat dan wajar.

Dikatakan, Masyarakat di Maluku juga mesti mendapat informasi yang valid mengenai praktek kerja pungli, agar tidak keliru dalam menilai atau menyamakan biaya-biaya dalam memperoleh akses ke lembaga jasa keuangan sebagai pungli.

Menurutnya, perkembangan kondisi bisnis yang positif ini perlu didukung semua pihak termasuk dengan menciptakan pelayanan yang bebas pungli, baik dari pelayanan swasta maupun publik oleh pemerintah maupun instansi terkait.

Hermanto berharap, seluruh pelaku industri jasa keuangan di Maluku dapat terus membangun optimisme bersama dan lebih proaktif dalam upaya memacu pertumbuhan bisnis dan nantinya akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian Indonesia khususnya di Maluku. (MR-06)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *